Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
1 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

BMKG Rilis Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat Imbas Ribuan Hotspot Sumatera

BMKG Rilis Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat Imbas Ribuan Hotspot Sumatera
Pekanbaru pagi ini saat kabut asap sangat pekat.
Kamis, 08 Oktober 2026 08:20 WIB
Penulis: Afrila Yobi

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan menyentuh kategori Sangat Tidak Sehat akibat paparan kabut asap pada Kamis (8/10/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai angka tertinggi 215,5 µg/m³ sejak tengah malam hingga pukul 07.00 WIB.

Kekaburan jarak pandang akibat partikel asap ini diprakirakan masih membelenggu sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Berdasarkan data pantauan lembaga terkait, potensi kekaburan udara tersebut terjadi beriringan dengan dinamika cuaca daerah.

"Dalam prakiraan cuaca BMKG, kekaburan akibat asap berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari," papar Forecaster BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna.

Cuaca Ekstrem Intai Wilayah Riau

Memasuki waktu siang hingga sore hari, cuaca wilayah Riau terpantau cerah berawan namun menyimpan peluang turunnya hujan berintensitas ringan hingga sedang. Guyuran hujan ini berpotensi membasahi Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

Pada rentang malam hari, sisa kabut asap diprakirakan masih bertahan bersamaan dengan turunnya hujan di sejumlah wilayah. Menjelang dini hari, udara masih berpeluang kabur di bawah kondisi langit yang berawan.

Merespons dinamika cuaca tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Publik di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, dan Siak diminta mewaspadai ancaman hujan lebat yang dapat disertai kilatan petir serta angin kencang pada siang, sore, maupun malam hari.

Untuk indikator iklim lainnya, suhu udara Riau bertengger di kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 45 hingga 90 persen. Pergerakan angin terpantau bertiup dari tenggara berkecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam, sementara tinggi gelombang perairan Riau tergolong rendah antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Ribuan Titik Panas Kepung Sumatera

Kondisi udara yang kian memburuk ini sejalan dengan temuan 19 titik panas di wilayah Riau berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB. Kuantan Singingi mendominasi sebaran api dengan 15 titik, disusul masing-masing satu titik di Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

Secara keseluruhan, konstelasi titik api di Pulau Sumatera mencapai 4.845 titik. Sumatera Selatan mendominasi dengan 3.847 titik, disusul Jambi 384 titik, Bangka Belitung 316 titik, dan Lampung 251 titik.

"Dengan konsentrasi PM2.5 yang masih berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dan potensi kekaburan akibat asap yang masih berlangsung, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi udara, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan," imbau BMKG. ***

wwwwww