Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

BMKG Rilis Peringatan Cuaca Riau, Kabut Asap Kembali Selimuti Langit Pekanbaru Hari Ini

BMKG Rilis Peringatan Cuaca Riau, Kabut Asap Kembali Selimuti Langit Pekanbaru Hari Ini
Cuaca Pekanbaru. (ilustrasi: m rafdinal adrianto/goriau.com/gemini ai)
Kamis, 08 Oktober 2026 08:12 WIB
Penulis: Afrila Yobi

PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru dan sekitarnya kembali dihadapkan pada potensi penurunan kualitas udara akibat paparan kabut asap karhutla. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan kondisi udara kabur ini sejalan dengan lonjakan ribuan titik panas di wilayah Pulau Sumatera hingga Kamis (8/10/2026).

Berdasarkan data pantauan satelit, total titik panas atau hotspot di Sumatera menembus angka 4.845 titik. Provinsi Sumatera Selatan mendominasi sebaran dengan 3.847 titik api, disusul Jambi 384 titik, Bangka Belitung 316 titik, dan Lampung 251 titik.

Imbas Peningkatan Titik Api Riau

Sebaran hotspot di wilayah Riau juga menunjukkan tren peningkatan menjadi 19 titik dari pemantauan sebelumnya yang hanya mendeteksi 16 titik. Kabupaten Kuantan Singingi tercatat sebagai penyumbang terbanyak dengan temuan 15 titik api, yang berisiko mengirimkan sisa asap ke wilayah sekitarnya termasuk Pekanbaru.

"Di Riau, terdapat 19 titik panas yang terpantau. Sementara itu, masing-masing satu titik terpantau di Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai," papar Forecaster BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna.

Titik api dalam skala kecil turut tersebar di sejumlah provinsi tetangga. Bengkulu mendeteksi 19 titik, Sumatera Utara lima titik, Sumatera Barat dua titik, serta Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing menyumbang satu titik.

Ancaman Cuaca Ekstrem Intai Warga

Di tengah kepungan kabut asap, warga Pekanbaru memiliki peluang merasakan guyuran hujan ringan hingga sedang melintasi siang sampai sore hari. Guyuran hujan ini diprakirakan masih bertahan hingga malam hari bersama wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Bengkalis, Dumai, dan Rokan Hulu.

BMKG meminta warga mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilatan petir dan angin kencang. Ancaman cuaca ekstrem ini mengintai sebagian besar kabupaten di Riau saat siang, sore, maupun malam hari.

"Kondisi udara Riau Kamis (8/10/2026) masih dipengaruhi potensi asap. Pada pagi hari, udara diprakirakan kabur akibat asap dengan kondisi cerah berawan," terangnya.

Suhu udara Riau saat ini berada di kisaran 23–34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 45–90 persen. Sementara itu, aktivitas kemaritiman di perairan Riau terpantau kondusif bagi nelayan dengan tinggi gelombang laut kategori rendah antara 0,5–1,25 meter.

"BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara, terutama ketika udara kembali kabur akibat asap," pungkasnya. ***

wwwwww