Tinjau Cek Kesehatan Gratis di RSIA Budhi Mulia, Wali Kota Pekanbaru Ajak Warga Deteksi Dini Penyakit
![]() |
| Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, meninjau Bakti Sosial RSIA Budhi Mulia. |
Penulis: Afrila Yobi
Mengusung tema "satu langkah menuju hidup sehat", fasilitas medis tersebut tidak sekadar membuka layanan pengecekan keluhan dasar. Warga yang hadir juga diberikan akses untuk berkonsultasi langsung secara cuma-cuma dengan sejumlah dokter spesialis guna memetakan potensi gangguan kesehatan yang mungkin tidak mereka sadari.
Kehadiran program layanan masyarakat ini mendapat apresiasi langsung dari pemerintah daerah. Agung menilai inisiatif rumah sakit tersebut sangat membantu meringankan beban warga, sekaligus membuka akses luas terhadap layanan medis yang memadai.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini, karena warga bisa menjalani pemeriksaan kesehatan secara gratis. Harapannya, masyarakat bisa melakukan deteksi dini untuk mencegah penyakit menjadi lebih parah ke depannya," pesannya di sela-sela peninjauan.
Lebih jauh, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru itu menjadikan momen tersebut sebagai pemantik bagi sektor swasta lainnya. Ia mendorong terciptanya iklim gotong royong antarbadan usaha untuk saling bahu-membahu memperluas jangkauan pertolongan medis bagi kelompok masyarakat rentan di ibu kota Provinsi Riau.
"Kami juga mengajak badan usaha bergotong royong membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan di lingkungan sekitarnya," ajaknya.
Di luar urusan deteksi penyakit umum, Agung turut menyoroti persoalan gangguan pertumbuhan anak yang kini tengah digesa penyelesaiannya. Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan program *zero* anak stunting dan sangat membutuhkan campur tangan dari para pelaku usaha.
Ia secara khusus meminta entitas bisnis di Kota Pekanbaru untuk mengambil peran aktif melalui skema pendampingan gizi berkelanjutan bagi balita yang terdampak.
"Program ini memungkinkan anak stunting memiliki bapak angkat dari kalangan pelaku usaha, yang bisa membantu memenuhi nutrisi anak-anak yang mengalami stunting tersebut," urainya. ***








