Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pujian Pieter Huistra buat Pemain Muda Rekrutan Baru PSS

Pujian Pieter Huistra buat Pemain Muda Rekrutan Baru PSS
Pemain muda PSS Sleman, Markus Otto Alberti Madjar. (Ileague.id)
Kamis, 10 September 2026 12:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - PSS Sleman baru saja memperkenalkan rekrutan barunya yakni pemain muda Markus Otto Alberti Madjar. Ada alasan mengapa PSS memilih Markus Madjar sebagai bagian dari proyek jangka panjang tim berjuluk Super Elang Jawa.

Di mata Pieter Huistra, gelandang muda asal Jayapura tersebut memiliki sesuatu yang penting untuk dikembangkan yakni kemampuan bermain secara sederhana, efektif, dan cerdas.

Markus Madjar didatangkan dari Persipura untuk menambah kekuatan di sektor tengah PSS. Meski usianya masih muda, bakat dan karakter permainannya membuat pemain kelahiran Jayapura tersebut masuk dalam radar Huistra sebagai bagian dari masa depan tim.

Namun, sang pelatih tidak ingin terburu-buru membebani Markus dengan ekspektasi besar.

Bagi Huistra, potensi seorang pemain muda bukan sesuatu yang harus dipaksakan untuk terlihat dalam waktu singkat. Markus tetap membutuhkan proses, terutama untuk memahami karakter permainan yang diterapkan PSS.

“Tentu saja, ia harus terlebih dahulu membiasakan diri dengan gaya permainan kami. Ia harus belajar dengan cepat. Dialah pemain yang kami rekrut demi masa depan tim,” kata Pieter Huistra.

Menariknya, justru kesederhanaan dalam bermain yang membuat Huistra melihat keistimewaan Markus. Tidak banyak gerakan yang dibuat untuk terlihat menonjol. Tidak pula memaksakan permainan ketika situasi tidak mengharuskannya.

Kemampuan mengambil keputusan secara sederhana merupakan kualitas yang sangat berharga bagi seorang gelandang.

“Bagi saya, ia adalah pemain yang sangat menarik. Cara bermainnya sangat sederhana, tetapi sangat bagus. Jadi, ia dihadirkan khusus untuk lini tengah kami,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Pujian itu sekaligus menggambarkan bagaimana Huistra melihat Markus Madjar. Bukan sebagai pemain muda yang harus langsung menjadi pusat perhatian, melainkan sebagai talenta yang memiliki ruang besar untuk berkembang melalui proses.

Di tengah tuntutan kompetisi level tertinggi, Markus akan mendapatkan kesempatan untuk belajar, beradaptasi, dan mengembangkan permainannya bersama PSS.

Huistra pun memilih melihat lebih jauh daripada sekadar apa yang bisa diberikan Markus saat ini. Ia melihat apa yang bisa dibentuk dari dirinya di masa mendatang.

Sederhana dalam bermain, tetapi menyimpan potensi besar untuk berkembang. Itulah yang membuat Markus Madjar menarik perhatian Pieter Huistra. ***

wwwwww