Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Mauro Jeronimo Ungkap Alasan Tarik Kiper Kadu saat Lawan Persija

Mauro Jeronimo Ungkap Alasan Tarik Kiper Kadu saat Lawan Persija
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo. (Ileague.id)
Rabu, 09 September 2026 18:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Hasil kekalahan 0-1 di pekan pertama Super League 2026/2027 yang dialami Borneo FC Samarinda menyisakan cerita. Ada keputusan menarik yang dilakukan Borneo FC saat menghadapi Persija Jakarta, akhir pekan lalu.

Dimana pada menit ke-77, pelatih Mauro Jeronimo menarik penjaga gawang Aldo Geraldo Manuel Monteiro alias Kadu pada babak kedua dan memasukkan M Ridho.

Keputusan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan karena dilakukan ketika Borneo FC masih tertinggal 0-1. Namun, dia memastikan pergantian tersebut bukan disebabkan cedera ataupun buruknya performa penjaga gawangnya.

“Mungkin itu semua sudah tahu kenapa kita tarik. Kalian sendiri lihat dia nggak cedera sama sekali. Tapi kita butuh satu pemain asing lagi di lapangan, makanya kita ambil keputusan tarik kiper kita," kata pelatih asal Spanyol itu.

"Karena jujur mungkin mereka nggak terlalu banyak juga attacking, jadi kita tarik dia dan masukkan satu pemain asing lagi. Tidak ada, bukan karena dia cedera atau penampilan dia nggak bagus,” imbuhnya.

Langkah tersebut sebagai upayanya mengubah komposisi tim ketika Borneo FC membutuhkan gol. Terlebih, tim memang tampil lebih agresif setelah turun minum.

Selama laga berlangsung tim tercatat melepaskan 17 tembakan sepanjang pertandingan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Persija hanya memiliki delapan tembakan dengan tiga yang mengarah ke gawang.

Selain pergantian penjaga gawang, komposisi pemain asing Borneo FC juga menjadi perhatian. Pelatih berusia 38 tahun itu mengungkapkan bahwa tim tidak memiliki banyak pilihan pemain asing yang berada dalam kondisi siap tampil.

“Tadi kita tidak ada striker asing di bangku cadangan karena striker asing yang kita punya kurang fit karena dia Kondisi baru pulih cedera. Dan kita yang ada di bangku cadangan kita adalah pemain paling fit yang kita punya tadi,” ujar Mauro Jeronimo itu. 

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Borneo FC yang sedang membentuk skuad baru. Dia menyebut timnya memiliki lebih dari 24 pemain baru pada musim ini.

Kondisi tersebut membuat proses membangun identitas permainan membutuhkan waktu, termasuk dalam menentukan komposisi terbaik di setiap pertandingan.

Meski kalah 0-1, dia menilai performa tim tetap memberikan sejumlah hal positif untuk dikembangkan.

Untuk itu tim langsung mempersiapkan diri melanjutkan laga pekan kedua BRI Super League 2026/27. Tim akan menjalani laga bertandang ke markas Persijap Jepara yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (12/8) malam. ***

wwwwww