Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
21 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
18 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
15 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Mauro Jeronimo Klaim Permainan Borneo FC Lebih Baik dari Persija

Mauro Jeronimo Klaim Permainan Borneo FC Lebih Baik dari Persija
Laga Borneo FC lawan Persija Jakarta yang berakhir 0-1. (Ileague.id)
Senin, 07 September 2026 22:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Borneo FC Samarinda harus melalui laga perdananya di Super League 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Pesut Etam harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 0-1 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (5/9) malam lalu.

Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena tim sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Borneo FC mencatatkan 17 tembakan dengan sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara Persija hanya melepaskan delapan tembakan dan tiga di antaranya tepat sasaran.

“Secara keseluruhan, jelas bahwa kami adalah tim yang lebih baik selama 90 menit permainan. Kami mencatatkan lebih banyak tembakan dan peluang, namun penyelesaian akhir kami kurang efisien," ujar pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo.

"Sepak bola mungkin satu-satunya olahraga di mana, meskipun Anda menciptakan lebih banyak peluang dan melepaskan lebih banyak tembakan dibandingkan lawan, mereka tetap bisa mengalahkan," dia menambahkan.

"Namun, inilah sepakbola, dan perjalanan kami baru saja dimulai. Saya yakin jika kami bisa mempertahankan performa seperti ini di pertandingan-pertandingan berikutnya, kami pasti akan meraih kemenangan,” ucapnya lagi.

Untuk itu masalah efektivitas menjadi pekerjaan rumah utama Borneo FC. Pelatih asal Spanyol itu menyebut tim perlu melihat kembali pertandingan secara menyeluruh untuk menemukan penyebab kegagalan mengkonversi peluang menjadi gol.

“Kita harus analisis, kita harus lihat pertandingan lagi, bisa dari aspek kemungkinan teknis, taktikal, atau kemungkinan dari kadang-kadang dia lagi inspirasi pemain lagi bagus," Mauro Jeronimo.

"Kita ada banyak faktor. Tapi yang kita harus jujur, kita tidak efisien karena kita tidak mencetak gol. Pasti kita kedepannya harus koreksi itu, kita harus cetak gol,” sambungnya.

Kini meskipun merasa kecewa, Borneo FC segera mengalihkan fokus pada laga pekan ke-2 Super League 2026/2027. Tim dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) mendatang. ***

wwwwww