Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
23 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
20 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
17 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Soal Pemain Asing, Bernando Tavares Utamakan Aspek Kualitas Teknis dan Kesesuaian Karakter

Soal Pemain Asing, Bernando Tavares Utamakan Aspek Kualitas Teknis dan Kesesuaian Karakter
Barisan pemain asing Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Kamis, 20 Agustus 2026 16:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Persebaya Surabaya memilih bersikap cermat dan rasional dalam merespons dinamika bursa transfer pemain asing untuk Super League 2026/2027 yang masih terbuka lebar. Manajemen beserta tim pelatih enggan terburu-buru menghabiskan kuota pendaftaran pemain asing tanpa memperhitungkan skema kebutuhan taktis tim secara mendalam.

Kebijakan belanja pemain dilakukan secara terukur agar kehadiran pilar baru mampu memberikan dampak instan pada performa tim. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan bahwa aspek kualitas teknis dan kesesuaian karakter jauh lebih berharga ketimbang sekadar memenuhi kuota pilar asing secara kuantitas.

"Pada saat ini bursa transfer masih terbuka, sehingga hingga batas waktu berakhir, segala kemungkinan tetap bisa terjadi. Kami bisa saja menambah satu pemain asing, tidak menambah sama sekali, atau justru merekrut pemain lokal baru," tegas Tavares.

Berdasarkan ketentuan I.League, setiap klub kasta tertinggi diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan pemain dapat masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), dan maksimal tujuh pemain dapat bermain bersamaan di atas lapangan pada waktu yang sama.

Saat ini terdapat 10 pemain asing yang dipastikan berseragam Green Force untuk musim 2026/27. Sektor pertahanan diperkuat oleh Risto Mitrevski (Makedonia Utara), Walber Mota (Brasil/Portugal), Jefferson Silva (Brasil), dan Yuran Fernandes (Tanjung Verde).

Sementara itu, lini tengah diisi oleh Gledson Paixao (Brasil), Francisco Rivera (Meksiko), dan Diogo Ramalho (Portugal). Adapun barisan depan dihuni oleh trio penyerang Alex Martins (Brasil), Miguel Pereira (Portugal), dan Yann Kevin Mabella (Kongo).

Kehadiran pemain anyar tidak serta-merta menjamin peningkatan kualitas daya gempur maupun ketahanan benteng pertahanan sebuah tim secara otomatis. Evaluasi mendalam terhadap potensi skuad yang ada terus dilakukan sebelum mengambil keputusan akhir di bursa transfer.

"Kami berharap bisa memiliki tim yang bagus, karena itulah target utama kami. Namun, terkadang bukan berarti dengan hadirnya satu pemain baru kita langsung menjadi lebih baik," jelas pelatih berpaspor Portugal ini.

Aturan regulasi penggunaan legiun asing di lapangan juga menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan strategi tim. Efisiensi komposisi pemain lokal dan asing harus berjalan seimbang guna menjaga keharmonisan internal tim.

"Mendatangkan pemain hanya demi menggenapi kuota 11 pemain asing menurut saya tidak masuk akal, sebab kita hanya bisa memainkan tujuh pemain di lapangan dan dua pemain di bangku cadangan. Skuad ini bukan hanya berisi pemain asing, karena bagi saya, pemain lokal adalah jantung dari tim ini," tandas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Sikap selektif Persebaya menegaskan bahwa kedalaman skuad yang solid hanya dapat dibangun melalui asas kebutuhan taktis, bukan sekadar memenuhi ambisi belanja pemain di bursa transfer. ***

wwwwww