Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kuliner

Prioritaskan Keamanan Kru Tanker VLCC Pertamina Tunggu Akses Lintas

Prioritaskan Keamanan Kru Tanker VLCC Pertamina Tunggu Akses Lintas
Kamis, 02 Juli 2026 17:20 WIB

JAKARTA - Kapal tanker raksasa Very Large Crude Carrier (VLCC) PT Pertamina (Persero), Pertamina Pride masih tertahan di perairan kawasan Selat Hormuz. Imbas ketegangan geopolitik Timur Tengah ini mengharuskan kapal menunggu izin khusus demi mendistribusikan pasokan energi nasional.

Mitigasi Risiko Pelayaran

Tingginya risiko kemanan di area tersebut mendorong manajemen memastikan keselamatan kru dan kargo lewat pemenuhan dokumen kelayakan. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengonfirmasi kendala pengangkutan logistik ini.

"Untuk Pertamina Pride, sampai dengan saat ini kami sedang berproses untuk perizinannya," jelas Muhammad Baron di Jakarta, Kamis (2/7/2026) saat menghadiri Kick Off dan Coaching Clinic Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026.

Pemantauan intensif terus dilakukan pihak manajemen operasional.

"Kami mohon doanya agar situasi bisa mereda dan kapal tersebut bisa melintas," ungkapnya.

Target Distribusi Komoditas Vital

Muatan minyak mentah vital ini akan segera dibawa ke Jawa Tengah sesaat izin melintas diberikan. Pemenuhan komoditas ini merupakan kunci ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional pulau Jawa.

"Nanti apabila sudah melintas, itu adalah untuk di Cilacap. Kilang Cilacap," terangnya.

Evakuasi Sukses Armada PIS

Berbeda nasib dengan Pertamina Pride, armada PT Pertamina International Shipping (PIS) Pertamina Gamsunoro melenggang aman dari konflik bersenjata Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. Koordinasi diplomasi tingkat kementerian bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menjadi kunci lancarnya rute ini.

Pergerakan dimulai dari Teluk Arab Rabu (24/6/2026) pukul 01.06 waktu Dubai (04.06 WIB). Kapal melesat dengan kecepatan 7,5 knot membelah lautan selama 16 jam penuh ketegangan.

Kapal menyentuh mulut Selat Hormuz pukul 13.00 waktu setempat. Segera setelahnya, kru membawa kapal merapat ke titik aman dalam waktu empat jam.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww