Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
4 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Dukung Presiden Prabowo Bangun Pelatnas Jangka Panjang, Rosan: Sejalan Program PP PABSI

Dukung Presiden Prabowo Bangun Pelatnas Jangka Panjang, Rosan: Sejalan Program PP PABSI
Ketua Umum PP PABSI, Rosan Perkasa Roeslani. (Kemenpora)
Senin, 22 Juni 2026 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PP PABSI), Rosan Perkasa Roeslani sangat menyambut baik arahan dan perhatian Presiden Prabowo terhadap penguatan pembinaan olahraga nasional melalui pelatnas jangka panjang dan skema anggaran multiyears.

Menurut Rosan, penguatan ini merupakan inisiatif Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, sebagai langkah krusial yang selama ini dibutuhkan oleh federasi olahraga, karena prestasi internasional tidak dapat dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan.

Kata Rosan, dengan dukungan kebijakan yang tepat, pembinaan yang berkelanjutan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan prestasi olahraga dan melahirkan lebih banyak juara dunia di masa depan.

"PP PABSI menegaskan kesiapan untuk mendukung agenda besar pemerintah dalam membangun sistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan, kompetitif, dan mampu mencetak generasi atlet masa depan yang membanggakan bangsa," ujar Rosan.

Rosan juga menyampaikan bagi cabang olahraga angkat besi, hal ini sejalan dengan sistem pembinaan yang telah PP PABSI jalankan sejak 2015, yakni pelatnas jangka panjang yang berkesinambungan melalui sistem pelatnas terpusat tanpa pemulangan atlet. Sistem ini mencakup pembinaan atlet secara menyeluruh, mulai dari level youth, junior, hingga senior.

"Kami percaya, prestasi olahraga tidak dibangun dalam hitungan bulan, tetapi melalui proses bertahun-tahun yang membutuhkan kepastian program dan dukungan yang berkelanjutan. Sejak usia 14-15 tahun, atlet sudah dibina secara terpusat dengan pendekatan komprehensif yang meliputi aspek latihan, gizi, pembinaan mental, serta dukungan sport science secara berkelanjutan," kata Rosan.

"Pendekatan ini telah menunjukkan hasil nyata melalui berbagai capaian internasional, antara lain medali emas Olimpiade 2024, gelar juara dunia, rekor dunia, serta prestasi di Asian Games yang sebelumnya belum pernah diraih Indonesia di cabang angkat besi," tambahnya.

Selain itu, PP PABSI juga mendukung gagasan pengembangan Akademi Olahraga sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan atlet sejak tingkat sekolah dasar.

Menurutnya semakin dini potensi atlet ditemukan dan dibina, semakin besar peluang Indonesia melahirkan generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

"Negara-negara kuat dalam olahraga memulai pembinaan sejak usia dini. Indonesia memiliki talenta yang luar biasa. Tantangannya adalah memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang tepat, berkelanjutan, dan terukur sejak awal," ujar Roslan.

Sementara itu, perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan olahraga disabilitas menurut Rosan sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif dan berkeadilan.

"PP PABSI meyakini bahwa setiap anak bangsa, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik, harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," pungkasnya. ***

wwwwww