Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Jan Olde Lega Bisa Raih Tiga Poin Dari Derbi Tangerang

Jan Olde Lega Bisa Raih Tiga Poin Dari Derbi Tangerang
Dewa United FC saat kalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0. (Ileague.id)
Jum'at, 27 Februari 2026 14:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Dewa United Banten FC menjadi penguasa Tangerang. Ini setelah memenangi laga Derbi Tangerang melawan Persita Tangerang. Dewa United menang 1-0 atas tuan rumah Persita, pada laga pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026) malam. Gol tunggal kemenangan Banten Warriors dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke-36.

Pelatih Dewa United FC, Jan Olde Riekerink menilai kemenangan yang diraih timnya bukan sesuai dengan apa yang diinstruksikan. Namun sekali lagi tiga poin dari Persita patut disyukurinya.

"Intinya dalam laga ini bukan cara permainan yang berbicara tapi karaktek mental bertanding yang akhirnya memenangkan laga. Di sepakbola Indonesia yang terpenting tiga poin bukan bagaimana cara kita bermain," ujarnya.

"Sebagai pelatih memang ada catatan cara bermain kita tapi sekali lagi sudah yang terpenting tiga poin. Di tengah jadwal padat karena kita beberapa hari bertanding dan dua hari lagi laga melawan Bhayangkara FC tentu banyak tekanan namun kita sudah mencapai tujuan akhir yakni tiga poin," tambahnya.

Tidak hanya itu juga kehadiran pemain baru membuat skuatnya semakin kompetitif menghadapi putaran kedua. Kini dia banyak pilihan untuk memilih pemain siapa yang bermain di setiap pertandingan.

"Kehadiran pemain baru membuat suasana tim semakin kompetitif. Mereka harus menunjukkan apakah saya layak dimainkan. Dan saya juga bisa memilih banyak pemain untuk bermain tidak seperti putaran pertama selalu sama pemain. Kini saya bisa memainkan pemain yang berbeda di setiap pertandingan," tutupnya. ***

wwwwww