Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
19 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
9 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
9 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Apresiasi Layanan Pengaduan Kemenpora, Yenny Wahid: Kita Ingin Iklim Olahraga Yang Aman bagi Atlet

Apresiasi Layanan Pengaduan Kemenpora, Yenny Wahid: Kita Ingin Iklim Olahraga Yang Aman bagi Atlet
Yenny Wahid dan Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Jum'at, 27 Februari 2026 21:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengapresiasi langkah yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang membentuk layanan pengaduan terhadap kasus pelecehan seksual dan kekerasan atlet.

Menurut Yenny Wahid, layanan pengaduan yang dibuat Kemenpora tersebut bagian dari bentuk perhatian pemerintah dalam melakukan perlindungan terhadap atlet Indonesia yang merupakan aset berharga untuk kedigdayaan olahraga bangsa.

"Saya setuju dan mengapresiasi langkah yang diambil Pak Menpora dengan membuat layanan pengaduan untuk atlet yang mendapat pelecehan seksual dan kekerasan fisik. Ini adalah langkah yang tepat untuk memberikan perlindungan terhadap atlet. Karena kita menginginkan iklim olahraga yang aman bagi para atlet dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apapun," kata Yenny Wahid.

Yenny Wahid juga menegaskan komitmen panjat tebing Indonesia untuk tidak menoleransi pelecehan dan kekerasan kepada atlet. "Saya selaku Ketua Umum PP FPTI telah menerima laporan dugaan pelanggaran etik dan langsung bergerak cepat untuk melindungi para atlet. Federasi di bawah kepemimpinan saya berkomitmen untuk melindungi semua korban serta menegakkan prinsip zero tolerance terhadap tindakan pelecehan seksual maupun kekerasan fisik," tutur Yenny Wahid.

Respon cepat FPTI terkait laporan delapan atlet korban dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik dengan membentuk Tim Investigara untuk menelusuri secara rinci dan serius mendapat dukungan dari Kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan pihaknya siap bekerja sama dengan FPTI, atlet dan keluarga yang terdampak terkait kejadian ini, termasuk memberikan pendampingan secara hukum dan psikologis.

Sebagai langkah awal, Menpora Erick membuka layanan pengaduan dan mengarahkan para atlet dari cabang apapun yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual untuk melaporkan kasus ke email [email protected]. Yang sudah diluncurkan. ***

wwwwww