Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
25 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
22 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
19 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Perjalanan Berujung Maut, Empat Nyawa Melayang Akibat Elf Terguling di Sumedang

Perjalanan Berujung Maut, Empat Nyawa Melayang Akibat Elf Terguling di Sumedang
Kecelakaan maut melibatkan mobil penumpang elf terjadi di Jalan Malangbong-Wado, Dusun Cilangkap, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 20.10 WIB. Akibatnya, tiga orang penumpang meninggal dunia dan 17 orang alami luka-luka.
Minggu, 02 November 2025 20:35 WIB

BANDUNG – Duka kembali menyelimuti keluarga korban kecelakaan mobil elf di Tanjakan Cae, Jalan Malangbong–Wado, Kabupaten Sumedang. Satu korban luka berat bernama Sarnawi meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif di rumah sakit. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat peristiwa nahas tersebut bertambah menjadi empat orang.

“Korban meninggal bertambah menjadi empat orang, yaitu Sarnawi, Tasa, Esih, dan Mulya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Ahad (2/11/2025).

Kecelakaan maut itu terjadi Sabtu (1/11/2025) malam ketika mobil elf berpenumpang 19 orang melaju dari arah Malangbong menuju Wado. Hujan deras dan kondisi jalan menurun membuat kendaraan sulit dikendalikan.

“Setelah melewati tikungan ke kiri, kendaraan justru mengarah ke kanan jalan dan menabrak tebing di halaman rumah warga hingga terbalik miring ke kanan,” jelas Hendra.

Benturan keras membuat tiga penumpang meninggal di tempat, sementara belasan lainnya luka-luka. Sarnawi yang sempat dirawat karena luka berat akhirnya meninggal dunia pada Minggu pagi.

Menurut hasil penyelidikan awal, penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi yang tidak berhati-hati saat melaju di jalan licin. “Diduga karena kurang waspada dan memaksakan diri menyalip kendaraan lain dalam kondisi hujan deras,” ujarnya.

Kendaraan elf mengalami kerusakan parah, terutama di sisi kanan dan bagian depan. Polisi telah mengamankan kendaraan dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi berinisial Dedeng yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

“Sopir dijerat Pasal 310 ayat (4), (3), dan (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” tambah Hendra.

Para korban luka masih dirawat di RSUD Sumedang. Sementara jenazah para korban meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko di jalur Tanjakan Cae yang dikenal curam dan rawan kecelakaan, terutama saat kondisi hujan. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki sistem pengamanan jalan dan menambah rambu peringatan bagi kendaraan yang melintas. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww