Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Trio Lifter Indonesia Untuk Olimpiade Tak Punya Problem Psikologis Kata CdM Anindya

Trio Lifter Indonesia Untuk Olimpiade Tak Punya Problem Psikologis Kata CdM Anindya
Eko Yuli Irawan saat melakukan latihan. (Gonews.co Group)
Jum'at, 14 Juni 2024 23:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Trio lifter angkat besi Indonesia yakni Eko Yuli Irawan, Ryzki Juniansyah dan lifter putri Nurul Akmal yang akan tampil di Olimpiade 2024 Paris tidak memiliki problem psikologis.

Hal itu diungkapkan Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Anindya Novyan Bakrie setelah mendapatkan informasi dari PB PABSI saat mengunjungi pelatnas angkat besi di Jln Kwini, Jakata Pusat, Jumat (14/6/2024).

"Saya menggarisbawahi pentingnya psikologis. Teman-teman [atlet] ini tadi saya tanyakan [ke federasi] psikologinya sudah baik sehingga harus dijaga," kata Anindya.

Di Olimpiade 2024 Paris, Ryzki Juniansyah akan tampil di kelas 73 kg, Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg, dan Nurul Akmal di kelas +81 kg putri. Saat ini, mereka terus menjalani latihan ekstra setiap hari sebelum bertolak ke Paris pada 21 Juli 2024 nanti.

Untuk menunjang prestasi atlet, kata Anindya, pihaknya akan terus memberikan dukungan logistik dan infrastruktur serta selalu berkoordinasi dengan federasi selama persiapan atlet berlangsung.

"Saya sudah bicara juga dengan Ketua Umum PABSI dan tadi disampaikan bahwa pentingnya pelatih dan masseur (pemijat) untuk mendampingi atlet di sana," kata dia.

Olimpiade Paris akan berlangsung dari 26 Juli-11 Agustus nanti. Adapun cabang olahraga (cabor) angkat besi mulai dilombakan dari tanggal 7 sampai dengan 11 Agustus nanti.

Angkat besi akan menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan untuk menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih. Dalam sejarah Olimpiade, cabor ini sudah menyumbang tujuh medali perak dan delapan medali perunggu pada enam pelaksanaan Olimpiade. ***

wwwwww