Api Sambar Regulator Kompor, Belasan Rumah di Gang Nilam Pekanbaru Hangus
![]() |
| Lokasi kebakaran. |
Api mulai berkobar sekitar pukul 14.30 WIB dari area dapur sekaligus gudang usaha Nasi Goreng Ajo Edi. Saat insiden terjadi, seorang penghuni bernama Indra tengah menyalakan kompor untuk memanaskan minyak. Sesaat setelah kompor menyala, terdengar suara desisan gas yang disusul sambaran api ke bagian regulator tabung.
Indra sempat berupaya melepaskan regulator tersebut, namun usahanya urung membuahkan hasil karena material terlanjur lengket akibat paparan panas. Pria ini lantas mengambil kain basah untuk menutup sumber api. Kondisi material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu membuat kobaran api menjalar cepat hingga merembet ke lemari dan bagian plafon.
Akibat rentetan percikan api tersebut, Indra menderita luka bakar. Ia berlari keluar menyelamatkan diri sambil meminta pertolongan warga. Masyarakat sekitar merespons dengan bergotong royong menjinakkan api, namun embusan angin dan material bangunan yang mudah menyala membuat laju api terus membesar dan menyebar ke belasan bangunan berdampingan.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 12 armada mobil pemadam ke lokasi kejadian. Rombongan tiba pukul 15.00 WIB dan langsung memblokade jalur rambatan api agar tidak meluas di kawasan permukiman tersebut. Setelah satu setengah jam proses pemadaman, titik api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 16.30 WIB untuk kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan area.
Berdasarkan pendataan petugas yang disaksikan Ketua RT 04 Jasril dan Ketua RW 02 Asrul, objek yang terdampak mencakup 13 unit rumah petak dan satu unit rumah bulatan. Bangunan tersebut tercatat dihuni oleh sejumlah warga, di antaranya Lindawati, Tia, Fajri, Reka, Daus, Ita Buyung, Yant, Bundo, Novi, Vivi, serta area kos dan rumah sewa milik Leni dan Yanti.
Pihak berwenang mencatat tidak ada laporan korban jiwa dari peristiwa ini. Indra yang mengalami luka bakar langsung mendapat penanganan medis, sementara kerugian materiil dari 14 bangunan beserta isinya masih dalam tahap penghitungan lebih lanjut. (wpa)
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Pekanbaru Kota |








