Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
1 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Pemkot Pekanbaru Siapkan Subsidi Uang Muka Rumah Bagi Warga Berpenghasilan Rendah pada 2027

Pemkot Pekanbaru Siapkan Subsidi Uang Muka Rumah Bagi Warga Berpenghasilan Rendah pada 2027
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho
Senin, 28 September 2026 19:16 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Harapan warga berpenghasilan rendah di ibu kota Provinsi Riau untuk memiliki hunian pribadi kini semakin terbuka lebar. Mulai tahun 2027 mendatang, beban uang muka dan cicilan bulanan yang kerap menjadi kendala utama akan dipangkas melalui program bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru.

Langkah konkret ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh daerah terhadap program Tiga Juta Rumah untuk Rakyat yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho memastikan anggaran pendamping telah disiapkan agar kebijakan nasional tersebut membawa manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat tapak.

"Jadi tidak ada lagi masyarakat yang tidak punya rumah," tegasnya, Senin (28/9/2026).

Guna meringankan beban finansial masyarakat, Pemkot Pekanbaru tengah merancang skema kerja sama dengan sejumlah lembaga perbankan. Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah akan mengambil alih pembayaran selisih margin bunga bank serta memberikan subsidi uang muka atau *down payment* (DP). Selain itu, pemerintah juga berencana membantu pemenuhan fasilitas umum di dalam kompleks perumahan yang dibangun.

"Nanti pemerintah akan membayarkan margin bunga bank itu, sehingga masyarakat bisa membeli rumah dengan harga murah. Lalu mereka tidak terlalu berat membayarkan angsuran bulanannya," urainya.

Sebagai tahap awal realisasi program, perangkat pemerintahan di wilayah kewilayahan mulai bergerak melakukan pemetaan. Seluruh camat dan lurah telah diinstruksikan untuk mendata warga yang masuk dalam kategori berpenghasilan rendah dan belum memiliki tempat tinggal permanen.

"Kita akan lihat, setelah pendataan oleh camat dan lurah, tidak ada lagi masyarakat yang belum punya rumah," pungkasnya. ***

wwwwww