Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
25 menit yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Ribuan Warga Pekanbaru Terpapar TBC, Diskes Gencarkan Pelacakan Hingga ke Pelosok

Ribuan Warga Pekanbaru Terpapar TBC, Diskes Gencarkan Pelacakan Hingga ke Pelosok
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota, Markarius Anwar didampingi Kepala Diskes Pekanbaru, Hazli Fendriyanto meninjau pelayanan Puskesmas
Minggu, 27 September 2026 18:13 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Ancaman infeksi tuberkulosis (TBC) rupanya masih mengintai kesehatan masyarakat Kota Pekanbaru. Sepanjang tahun ini, Dinas Kesehatan (Diskes) setempat telah mendeteksi 3.605 warga yang positif mengidap penyakit pernapasan menular tersebut. Tingginya angka temuan ini memacu tenaga medis untuk terus bergerak memutus mata rantai penyebaran langsung di tengah permukiman.

Kepala Diskes Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, memaparkan bahwa ribuan kasus tersebut merupakan hasil rekapitulasi data hingga 20 September 2026. Angka pencarian ini sudah menyentuh 68,2 persen dari total target penjaringan pasien yang dipatok sebanyak 5.280 orang pada tahun ini.

"Selain menemukan kasus baru yang terkonfirmasi, kami juga sudah menjangkau 15.395 orang berstatus terduga TBC melalui instrumen Standar Pelayanan Minimal," urainya, Minggu (27/9/2026).

Capaian deteksi dini terhadap belasan ribu warga yang dicurigai terpapar itu merepresentasikan 54,6 persen dari target sasaran pengamatan awal yang mencapai 28.220 orang.

Jika ditarik ke belakang, rekam jejak pelacakan tahun lalu justru mencatatkan rekor yang lebih masif. Diskes sukses menjaring 5.505 penderita, menembus 114 persen dari ambang batas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menetapkan target 4.838 kasus. Keberhasilan melampaui patokan pusat ini menjadi pelecut bagi tenaga kesehatan daerah untuk tidak hanya memburu penderita baru, tetapi juga mengawal ketat kedisiplinan minum obat mereka.

"Kami menargetkan angka keberhasilan pengobatan mampu menembus target nasional di atas 90 persen," tegasnya.

Guna mendongkrak rasio kesembuhan tersebut, Diskes memberikan apresiasi khusus kepada garda terdepan fasilitas kesehatan di wilayahnya. Piagam penghargaan diserahkan langsung kepada sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang memperlihatkan kinerja gemilang dalam melacak dan menyembuhkan pasien.

Puskesmas Sidomulyo keluar sebagai kampiun dalam kategori penemuan kasus TBC terbanyak pada tahun lalu. Posisi kedua diamankan oleh Puskesmas Payung Sekaki, disusul oleh Puskesmas Rejosari di peringkat ketiga.

Lebih dari sekadar kuantitas temuan di lapangan, kualitas perawatan di layanan primer ini juga unjuk gigi. Puskesmas Sidomulyo kembali menyabet predikat terbaik untuk tingkat kesembuhan yang nyaris sempurna, yakni menyentuh angka 99 persen. Prestasi cemerlang ini dibayangi ketat oleh Puskesmas Sapta Taruna dengan capaian 98 persen, serta Puskesmas Sail dan Puskesmas Langsat yang masing-masing sukses mencatatkan tingkat kesembuhan 97,4 persen. ***

wwwwww