Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bawa Pulang Tiga Poin, Pelatih Akhyar Ilyas Soroti Kepemimpinan Wasit Laga PSPS Kontra Sumsel United

Bawa Pulang Tiga Poin, Pelatih Akhyar Ilyas Soroti Kepemimpinan Wasit Laga PSPS Kontra Sumsel United
Minggu, 27 September 2026 05:27 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Skuad PSPS Pekanbaru sukses mencuri poin penuh usai menundukkan Sumsel United 2-1 dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (26/9/2026). Namun, kemenangan tandang Askar Bertuah ini diwarnai kekecewaan mendalam dari kubu pelatih terhadap kepemimpinan wasit Ginanjar.

Kekecewaan tersebut dilontarkan langsung oleh Head Coach PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas seusai peluit panjang berbunyi. Ia menyebut ada sejumlah keputusan pengadil lapangan yang dinilai kurang tepat, termasuk sebuah insiden verbal yang merusak suasana pertandingan.

"Yang paling menyakitkan adalah dia melontarkan kalimat tak sopan kepada pemain saya," ungkapnya.

Selain dugaan umpatan tersebut, Akhyar juga menyoroti ganjaran kartu kuning yang diterimanya di tengah jalannya laga. Hukuman itu dijatuhkan tepat setelah dirinya sekadar meminta penjelasan kepada asisten wasit di pinggir lapangan hijau.

"Saat saya melayangkan sedikit protes ke asisten wasit, dia justru memanggil wasit tengah untuk memberikan kartu kuning kepada saya," bebernya.

Ia menegaskan bahwa seluruh elemen PSPS selama ini selalu berupaya menaruh rasa hormat terhadap kinerja perangkat pertandingan. Oleh karena itu, ia menuntut sikap saling menghargai serupa juga ditunjukkan pengadil lapangan kepada para pemain dan staf pelatih yang sedang bertugas membela tim.

"Saya sangat tidak respect terhadap wasit Ginanjar, dan saya ingin kejadian ini mendapat perhatian khusus dari PSSI," tegasnya.

Merespons insiden ini, manajemen PSPS Pekanbaru memilih langkah yang berhati-hati. Sekretaris PSPS Pekanbaru, M Teza Taufik memastikan pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil keputusan sebelum mengetahui detail pasti kejadian langsung dari saksi mata di lapangan.

"Nanti kita akan menggelar pertemuan dahulu dengan pelatih dan pemain untuk memastikan bagaimana kronologis sebenarnya. Dari situ baru diputuskan apakah masalah ini akan dibawa ke komite wasit atau bagaimana," jelasnya.

Menurut Teza, manajemen perlu melakukan klarifikasi internal secara menyeluruh terkait dugaan ucapan tidak pantas hingga proses pemberian kartu kuning kepada sang pelatih utama. Jika ditemukan dasar kejadian yang sesuai, manajemen bersiap mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini melalui jalur resmi kepada otoritas terkait.

Terlepas dari polemik kepemimpinan perangkat pertandingan, raihan poin di Palembang tetap menjadi modal berharga bagi skuad Askar Bertuah. Hasil ini memperpanjang tren kemenangan tim asuhan Akhyar Ilyas menjadi dua kali beruntun pada awal kompetisi musim ini. Manajemen dan tim pelatih pun berharap persoalan di luar teknis permainan ini tidak sampai mengganggu fokus para pemain dalam menatap persaingan jadwal selanjutnya. ***

wwwwww