Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
1 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Gerebek Kawasan Jondul Pekanbaru, Satpol PP Amankan Belasan Penghuni Rumah Diduga Tempat Prostitusi

Gerebek Kawasan Jondul Pekanbaru, Satpol PP Amankan Belasan Penghuni Rumah Diduga Tempat Prostitusi
Satpol PP) Kota Pekanbaru mengamankan 15 orang dalam razia rutin yang digelar di kawasan Jondul, Kecamatan Limapuluh.
Sabtu, 26 September 2026 18:50 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Suasana malam di kawasan Jondul, Kecamatan Limapuluh, mendadak riuh saat aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru turun menyisir lokasi tersebut pada Jumat (25/9/2026). Dalam operasi penertiban ini, petugas menjaring 15 orang yang kedapatan berada di sejumlah rumah yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi terselubung.

Belasan orang yang dibawa petugas tersebut terdiri dari 13 wanita dan dua pria. Pergerakan aparat penegak peraturan daerah ini dilakukan dengan mendatangi satu per satu hunian yang disinyalir kerap memicu keresahan warga sekitar. Dari hasil penyisiran di lapangan, petugas mendapati lima unit rumah yang beroperasi dalam kondisi pintu terbuka dan dihuni oleh beberapa wanita.

"Ada 15 orang yang diamankan dari lokasi tersebut," sebut Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto saat mengonfirmasi temuan jajarannya.

Sebelum diangkut ke markas, seluruh penghuni rumah diminta menunjukkan kelengkapan administrasi kependudukan. Petugas memeriksa identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara teliti satu per satu guna mencocokkan data domisili masing-masing individu yang terjaring razia.

Usai pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kelima belas orang tersebut langsung digiring menuju Markas Komando Satpol PP Kota Pekanbaru. Setibanya di sana, mereka diwajibkan menjalani proses pendataan lanjutan oleh penyidik pegawai negeri sipil dan diminta membuat surat pernyataan resmi.

Langkah penyisiran ini dipastikan akan terus berlanjut ke depannya. Desheriyanto menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah kota guna menekan angka penyakit masyarakat, sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah ibu kota Provinsi Riau. ***

wwwwww