Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
25 menit yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Proyek Drainase Enam Jalan di Pekanbaru Sentuh 40 Persen, Target Rampung Desember 2026

Proyek Drainase Enam Jalan di Pekanbaru Sentuh 40 Persen, Target Rampung Desember 2026
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah.
Jum'at, 25 September 2026 17:02 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru yang kerap terdampak genangan air saat hujan deras melanda kini bisa sedikit melihat titik terang. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah memacu pembangunan sistem drainase di enam ruas jalan utama yang progres pekerjaannya kini telah menyentuh angka 40 persen.

Keenam lokasi yang menjadi titik pengerjaan infrastruktur air tersebut meliputi Jalan Darma Bakti, Jalan Paus, Jalan Suka Karya, Jalan Srikandi, Jalan Teratai, serta Jalan Embun Pagi. Seluruh proses pengerjaan ini diproyeksikan selesai tepat waktu pada penghujung tahun.

"Progres di enam ruas jalan tersebut sudah sekitar 40 persen dan pengerjaan di lapangan terus kami pacu. Kontrak pengerjaan ini berlaku hingga Desember tahun ini," terang Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Jumat (25/9/2026).

Pria yang akrab disapa Edu itu memaparkan, langkah pembangunan ini diambil sebagai bentuk nyata untuk menanggulangi masalah banjir. Infrastruktur baru ini difokuskan untuk mengantisipasi luapan air di wilayah-wilayah permukiman maupun jalan raya yang menjadi titik langganan genangan ketika intensitas curah hujan meningkat tajam.

Selain membangun konstruksi saluran yang baru, Dinas PUPR juga mengerahkan tim pasukan kuning untuk menormalisasi saluran lama yang mengalami pendangkalan. Tumpukan sedimentasi berupa endapan lumpur dan sampah rumah tangga dikeruk agar kapasitas daya tampung saluran kembali maksimal. Untuk penanganan sumbatan di area yang membutuhkan tenaga lebih besar, pengerjaan turut didukung oleh pengoperasian alat berat jenis ekskavator.

"Pembersihan endapan ini gencar kami laksanakan untuk menjaga kelancaran aliran air, sehingga efektif mencegah dan menanggulangi banjir yang kerap melanda kawasan rawan tersebut," urainya. ***

wwwwww