Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
5 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Hadapi Wai Khin Hnin di Final, Aryo: Saatnya Sumaya Menebus Kekalahan dan Rebut Emas

Hadapi Wai Khin Hnin di Final, Aryo: Saatnya Sumaya Menebus Kekalahan dan Rebut Emas
Sumaya. (NOC Indonesia)
Sabtu, 19 September 2026 19:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NAGOYA – Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya akan menghadapi Wai Khin Hnin dari Myanmar dalam pertandingan final tunggal putri cabang olahraga Teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Laga pamungkas ini akan digelar di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Minggu (20/9/2026).

Bagi Sumaya ini pertemuan kedua dengan Wai Khin Hnin yang merupakan juara Grup B tanpa menelan kekalahan. Pada pertemuan pertama, Sumaya harus mengakui keunggulan Wai Khin Hnin dengan skor 0-2.  

Di pertandingan final tunggal putri ini, Sumaya punya peluang menebus kekalahannya sekaligus memenuhi ambisi mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Ini pertemuan kedua Sumaya dengan Wai Khin Hnin. Di pertemuan pertama Sumaya kalah. Jadi, Sumaya saatnya menebus kekalahan sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Indonesia,” kata Manajer Timnas Teqball Indonesia, Umar Aryo Junior yang dihubungi Sabtu (19/9/2026).

Aryo optimistis Sumaya bisa memenuhi ambisinya untuk menuntaskan laga final dengan merebut gelar juara. “Saya optimistis Sumaya bisa menang karena pertemuan sebelumnya cukup ramai,” tegasnya.

Bagi Aryo keberhasilan Sumaya ke final sudah mencetak sejarah manis bagi Teqball Indonesia yang sudah memastikan bakal menyumbangkan medali saat pertama kali memperkuat Kontingen Indonesia di Asian Games  Aichi-Nagoya 2026. “Sumaya sudah mencetak sejarah. Karena, dia sudah menggenggam medali perak dengan menembus babak final,” tegasnya.  

Bagi Sumaya, laga final bukan sekadar pertandingan perebutan gelar. Ini menjadi kesempatan untuk menuntaskan perjuangan yang dimulai dari fase grup sekaligus membawa nama teqball Indonesia ke panggung tertinggi Asian Games.

Sumaya juga mengaku percaya diri menghadapi pertandingan final. Keyakinan tersebut tumbuh bersama proses latihan yang dijalaninya selama dua tahun terakhir. “Ini sangat berarti bagi saya. Saya terus berlatih dan setiap hari, pagi, sore, malam. Kami datang untuk mencari medali emas," ujar Sumaya.

Timnas Teqball Indonesia bukan hanya berpeluang mempersembahkan medali emas tetapi juga menambah dua medali perunggu.  Di nomor tunggal putra, Yoga Ardika Putra akan melawan Z Eiden dari Kuwait dan pasangan Husni Uba/La Ode Mardani M melawan Basel/Al Qattan Abdulwahab juga dari Kuwait.  ***

wwwwww