Trump Beri Jaminan Keamanan Israel di Tengah Serangan Balasan Iran
![]() |
| Presiden AS Donald Trump (dok. AFP/BRENDAN SMIALOWSKI) |
WASHINGTON DC - Militer Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat baku tembak pascajeda pertempuran yang sempat berlangsung selama sekitar satu bulan. Terkait konflik terbaru ini, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump beralasan serangan negaranya bertujuan membentengi Israel, Eropa, serta Timur Tengah dari ancaman militer.
Ketegangan di kawasan dipicu oleh gempuran pasukan AS ke fasilitas peluncur roket Iran yang berlokasi di lepas pantai selatan Pulau Larak. Serangan tersebut langsung direspons oleh Teheran dengan mengarahkan proyektil ke markas militer AS di wilayah Uni Emirat Arab dan Yordania. Kedua negara kini terjebak dalam aksi saling balas tembakan yang berkelanjutan.
Di tengah situasi tersebut, Trump secara terbuka menyampaikan klaim dan motif di balik keputusan militernya. "Kita melakukannya untuk membantu Timur Tengah," ucapnya seperti dilaporkan Anadolu Agency, Kamis (3/9/2026).
Bagi Trump, menghalau Iran adalah sebuah strategi untuk memutus efek domino. "Kita melakukannya demi kepentingan kita sendiri, karena setelah mereka memusnahkan Israel, sesuatu yang akan dengan senang hati mereka lakukan, dan kemudian Timur Tengah, mereka akan mengincar Eropa dan mereka mengincar beberapa kota kita," urainya.
Dalam kesempatan terpisah bersama media KAN, ia memosisikan dirinya sebagai jaminan utama bagi keberlangsungan negara Israel. Ia meminta publik sekutunya itu tidak cemas menghadapi eskalasi balasan ini. "Israel tidak perlu khawatir. Anda tahu kenapa? Karena saya adalah presidennya dan saya akan menjaga Israel," janjinya.
Lebih jauh, ia merasa keamanan Israel murni merupakan tanggung jawab pribadinya, bukan hanya sekadar urusan aliansi bilateral. "Tanpa saya, tidak akan ada Israel," pungkasnya.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Kuliner |








