Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
5 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bermain Remis di Babak Ketiga JAPFA Chess Festival 2026, Kris: Satria Duta dan Laysa Berpeluang Menangkan Duel Match

Bermain Remis di Babak Ketiga JAPFA Chess Festival 2026, Kris: Satria Duta dan Laysa Berpeluang Menangkan Duel Match
MI Satria Duta Cah bermain imbang lawan MI Khoung Duy Dau pada babak ketiga Duel Match JAPFA Chess Festival 2026. (Ist)
Kamis, 03 September 2026 22:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pecatur Indonesia MI Satria Duta Cahaya yang memiliki elo rating 2412 dan WIM Laysa Latifah (2213) yang memegang bidak putih berhasil bermain remis pada pertandingan babak ketiga “Duel Match” JAPFA Chess Festival 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Satria Duta dipaksa berbagi poin saat menghadapi pecatur Vietnam MI Khoung Duy Dau, sementara Laysa kembali berbagi poin dengan pecatur Kazakhstan WGM Xeniya Balabayeva. Kini, kedua pecatur muda Indonesia ini masih tertinggal 1 VP – 2 VP.

Duel Match yang digelar atas kerjasama PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk dan PB Percasi  ini akan memainkan 10 babak, dengan mempertandingkan 4 babak catur klasik, 6 babak catur kilat dan catur cepat.

Pengamat catur Kristianus Liem memprediksikan, Duta dan Laysia yang  kualitasnya di bawah Khoung dan Xeniya masih berpeluang memenangkan partai Duel Match”. Pasalnya, masih ada enam babak catur cepat dan catur kilat yang akan dijalani.

“Untuk catur klasik, harus diakui, pecatur Vietnam dan Kazhakstan lebih unggul. Kalau ingin menang, Duta dan Laysa harus benar-benar memanfaatkan enam babak catur kilat dan catur cepat. Keduanya harus berani bermain agresif,” ujar Kris, panggilan karibnya.

WartaPKU.com WIM Laysa Latifah bermain remi
WIM Laysa Latifah bermain remis melawan WGM Xeniya Balabayeva pada babak ketiga.

Pada Jumat, 4 September, Duel Match akan mempertandingkan tiga babak. Pagi hari, mereka masih bertanding catur klasik. Sore harinya, mereka akan mengadu kehebatannya bertanding catur cepat.

Sementara itu, Iwan Ng, Vice President / Head of Internal Audit PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk mengatakan, setiap tahunnya JAPFA minimal akan menggelar dua kali turnamen.

“JAPFA secara konsisten akan terus mengembangkan olahraga catur di Tanah Air di antaranya dengan menggelar turnamen setidaknya dua kali setiap tahun,” tukas Iwan.

Dia juga sangat berterima kasih pada PB Percasi atas kerjasamanya selama ini. “JAPFA Chess Festival kali ini merupakan yang ke-16 kalinya. JAPFA sangat berterima kasih pada PB Percasi atas kerjasamanya. JAPFA juga sangat berterima kasih pada media,” lanjutnya.

Iwan sangat merasa bangga, para pecatur JAPFA yang dibina melalui program JAPFA for Kids bisa ikut ambil bagian pada turnamen bertaraf internasional.

WartaPKU.com IM Shafira Devi Herfesa saat m
IM Shafira Devi Herfesa saat mengalahkan IM Azarya Jodi Setyaki.

Shafira Memimpin

Di Kategori Open, WIM Shafira Devi Harfesa (2303) untuk sementara memimpin klasemen hingga babak kelima dengan 5 poin kemenangan (VP).

Kejutan besar mewarnai persaingan Kategori Open JAPFA Chess Festival ke-16 2026. Pecatur muda berbakat, International Master (IM) Shafira Devi Herfesa, tampil luar biasa dengan menundukkan seniornya, IM Azarya Jodi Setyaki, pada Babak 5.  Kemenangan impresif ini mengantarkan Shafira bertengger seorang diri di puncak klasemen sementara dari lima babak mengumpulkan poin sempurna 5 VP.

Di papan utama Kategori Open lainnya, duel sengit antara IM Abdul Hafiz Arif (2332) kontra IM Novita Anjas ( 2351) berakhir remis. Hasil imbang membuat Anjas dan Arif sementara menempati posisj 2 dan 3 mengemas 4,5 VP.

Sementara itu di Kategori Senior Putri  WCM Theodore Paulina Walukow berhasil Hanun Nafisah. Hasil remis ini menjadikan Hanum dan Theodore masih dipasang atas menorehka. 4 VP.

Untuk Kategori Veteran, peringkat pertama ditempati Johan Gunawan (2182) dengan 5 VP, disusul Maksum Firdaus (2213) dan GM Cerdas Barus (2214) di tempat kedua dan ketiga dengan 4,5 VP.

JAPFA  Chess Festival ke-16 Tahun 2026 diikuti 523 pecatur dari 23 provinsi dan 5 negara, Jepang, kazakhstan, Uzbekistan,Vietnam dan Singapura  memperebutkan total hadiah mencapai Rp298.900.000 serta satu partai Duel Match berhadiah USD 5.000. ***

wwwwww