Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kuliner

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Militer Iran Peringatkan Negara Sekutu Amerika

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Militer Iran Peringatkan Negara Sekutu Amerika
Sabtu, 01 Agustus 2026 19:26 WIB

JAKARTA - Potensi serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan fasilitas energi Iran memicu reaksi tajam dari Teheran. Otoritas militer Iran secara terbuka melarang negara-negara Timur Tengah melindungi kepentingan militer Washington selama konflik berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Komando Pusat Militer Iran, Ali Abdollahi. Ia menilai AS merupakan pihak yang memperburuk situasi keamanan militer di kawasan.

"Amerika Serikat dengan cepat melangkah menuju eskalasi ketegangan di kawasan ini," paparnya seperti disiarkan televisi pemerintah dan dikutip oleh AFP, Sabtu (1/8/2026).

Peringatan Teheran untuk Kawasan

Menyikapi eskalasi tersebut, militer Iran melontarkan peringatan spesifik kepada negara-negara di sekitar kawasan agar tidak memberikan akses pertahanan bagi AS.

"Negara mana pun yang menjadi tameng pertahanan bagi Amerika yang kriminal dan agresif akan dilalap kobaran api perang," tandas Abdollahi.

Target Fasilitas Energi

Ancaman militer Iran ini merespons laporan dari media WSJ dan CBS News terkait persiapan operasi AS dan Israel. Kedua negara tersebut dilaporkan tengah menyusun skenario pengeboman berskala besar yang difokuskan pada kilang minyak serta pembangkit listrik strategis Iran.

Rencana operasi militer itu diprediksi dapat dieksekusi pada akhir pekan ini. Walaupun proses koordinasi dengan pihak Israel terus berlangsung, Presiden AS Donald Trump dilaporkan masih mengkaji rencana tersebut dan belum memberikan perintah eksekusi secara resmi.

Di tempat terpisah, Trump tetap menunjukkan sikap konfrontatif terkait konflik yang meletus sejak akhir Februari lalu.

"Kita akan menghantam Iran dengan sangat keras dan, Anda tahu, pada titik tertentu mereka akan berkata, 'Kami benar-benar tidak tahan lagi'," sebut Trump terkait langkah militer negaranya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww