KAI Catat Lonjakan Penumpang KA Sancaka Utara, Tembus 142 Ribu Orang
![]() |
| Kereta Api Sancaka Utara. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Pada Januari-Mei 2025, jumlah pelanggan KA Sancaka Utara tercatat sebanyak 71.695 orang. Dengan demikian, terjadi penambahan 70.440 pelanggan dalam kurun waktu satu tahun.
Vice President Corporate Communication Anne Purba mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang mampu menghubungkan sejumlah wilayah strategis di Pulau Jawa dalam satu perjalanan langsung.
Menurut Anne, KA Sancaka Utara memiliki karakteristik yang berbeda dibanding sejumlah layanan kereta lainnya karena menghubungkan kawasan utara Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga pesisir selatan Jawa Tengah.
"KA Sancaka Utara memberikan pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan mobilitas untuk pendidikan, pekerjaan, wisata, kunjungan keluarga, maupun aktivitas ekonomi," ujar Anne, Minggu (21/6/2026).
Sejak mulai beroperasi pada Desember 2019, KA Sancaka Utara melayani perjalanan dari Surabaya Pasarturi menuju Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Solo, Klaten, Yogyakarta, Kutoarjo, Kebumen, Kroya hingga Cilacap.
Rute tersebut menjadikan KA Sancaka Utara sebagai salah satu layanan yang menghubungkan kawasan utara dan selatan Pulau Jawa tanpa perpindahan moda transportasi.
Jalur tersebut juga menghubungkan sejumlah pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, budaya, serta destinasi wisata yang tersebar di berbagai daerah.
Di wilayah Jawa Timur, layanan ini melayani mobilitas masyarakat dari Surabaya, Lamongan, hingga Bojonegoro. Sementara di Jawa Tengah dan DIY, kereta ini menghubungkan sejumlah kota penting seperti Solo, Yogyakarta, Kebumen, Kroya, dan Cilacap.
KAI menilai pola perjalanan tersebut semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan perjalanan antarkota yang praktis dan efisien.
"Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat menjangkau berbagai kota tujuan tanpa harus berganti moda transportasi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap KA Sancaka Utara," kata Anne.
Selain faktor konektivitas, peningkatan jumlah pelanggan juga didukung pembaruan fasilitas perjalanan.
KA Sancaka Utara saat ini terdiri atas empat kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi New Generation Modifikasi dengan total kapasitas 488 tempat duduk.
Pada kelas ekonomi New Generation Modifikasi, pelanggan memperoleh kursi individual dengan konfigurasi 2-2, ruang duduk yang lebih luas, sandaran yang dapat diatur, pendingin udara, stop kontak, serta fasilitas pendukung lainnya.
Sementara pada kelas eksekutif tersedia kursi yang lebih lapang dengan tingkat kenyamanan yang ditujukan untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
KAI juga menyediakan layanan pemesanan makanan dan minuman melalui fitur Railfood pada aplikasi Access by KAI, selain layanan restorasi yang tersedia di dalam rangkaian kereta.
Pertumbuhan pelanggan yang hampir mencapai dua kali lipat dalam setahun menunjukkan bahwa KA Sancaka Utara semakin berperan sebagai penghubung mobilitas masyarakat di koridor utara dan selatan Jawa.
KAI menilai tren tersebut menjadi indikator meningkatnya kebutuhan terhadap transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan mampu menjangkau berbagai pusat aktivitas dalam satu jalur perjalanan. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Kampus, Pasar & Niaga, Binawidya |








