Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
7 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
3 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Kuliner

FBI Usut Motif Penembakan Gedung Putih, Dua Orang Mengalami Luka-luka

FBI Usut Motif Penembakan Gedung Putih, Dua Orang Mengalami Luka-luka
Beberapa kendaraan polisi dan personel keamanan bersenjata dikerahkan di dekat Gedung Putih setelah terjadi baku tembak di Washington, DC, Amerika Serikat pada Sabtu (23/5/2025) sore waktu setempat. (Foto: Anadolu Agency)
Minggu, 24 Mei 2026 09:37 WIB
JAKARTA – Biro Investigasi Federal (FBI) tengah melakukan olah tempat kejadian perkara menyusul aksi penembakan di area Gedung Putih, Washington DC, Sabtu (23/5/2025). Penyelidikan difokuskan pada pengungkapan motif seorang pria bersenjata yang nekat menyerang kompleks kepresidenan Amerika Serikat.

"FBI berada di TKP dan mendukung upaya Dinas Rahasia merespons penembakan di dekat kompleks Gedung Putih. Kami akan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat," tegas Kepala FBI, Kash Patel.

Kejadian bermula saat pelaku berjalan ke arah Gerbang 17 sekitar pukul 18.00 waktu setempat dan melepaskan tiga tembakan beruntun. Agen Dinas Rahasia (Secret Service) bergerak sigap merespons ancaman tersebut dengan melepaskan tembakan balasan yang langsung melumpuhkan pelaku.

"Kami mengonfirmasi laporan penembakan di dekat 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW. Saat ini kami terus bekerja mendalami informasi bersama personel di TKP," ungkap pernyataan tertulis Dinas Rahasia AS.

Baku tembak ini memakan dua korban luka, yakni pelaku penembakan dan seorang warga sipil yang berada di sekitar lokasi. Kedua korban dilaporkan menderita luka serius, namun pihak keamanan memastikan garis pertahanan Gedung Putih tetap aman dan tidak tertembus.

Presiden AS, Donald Trump, dipastikan berada dalam kondisi aman dan terhindar dari bahaya. Pihak keamanan langsung menerapkan status kuncitara (lockdown) pascapenembakan untuk mengantisipasi potensi ancaman susulan.

Saat ini, status kuncitara sudah dicabut karena situasi dinyatakan kembali kondusif. Meski demikian, kepolisian setempat meminta masyarakat untuk tidak melintas di sekitar Pennsylvania Avenue NW sampai garis polisi resmi dibuka. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww