Teror di Area Gedung Putih, Secret Service Gagalkan Aksi Pria Bersenjata
![]() |
| Sejumlah personel Secret Service berada di dekat kompleks Gedung Putih menyusul insiden penembakan yang terjadi pada Sabtu (24/5/2026) sore waitu setempat. (Foto: EPA) |
Aksi berbahaya ini berawal ketika terduga pelaku menembakkan senjatanya di kawasan tersebut, memicu kedatangan petugas divisi berseragam Secret Service. Saat petugas datang mengepung, pelaku justru kembali mengarahkan senjata apinya ke arah agen sehingga memicu kontak senjata dalam jarak dekat.
Sebanyak 15 hingga 30 rentetan tembakan menggema selama insiden berlangsung. Pelaku penembakan akhirnya berhasil dilumpuhkan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis, bersama seorang saksi mata di lokasi kejadian yang ikut menderita luka serius.
"Beberapa petugas Secret Service langsung diperiksa tim medis di tempat kejadian perkara, namun dipastikan tidak ada petugas yang sampai harus dirawat di rumah sakit," papar salah satu sumber penegak hukum.
Upaya pelaku mendekati perimeter luar Gedung Putih berhasil digagalkan sebelum menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi negara. Kepala FBI, Kash Patel, segera memerintahkan jajarannya turun tangan guna mendukung proses investigasi taktis di lapangan.
Otoritas terkait memastikan Presiden AS, Donald Trump, tidak terdampak peristiwa berdarah ini. Trump tengah memimpin negosiasi kesepakatan diplomatik dengan Iran secara tertutup di dalam gedung. Pihak keamanan sempat memberlakukan penutupan akses jalan serta status kuncitara (lockdown) secara total hingga situasi dipastikan aman terkendali. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Kuliner |











