Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
8 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Hiburan

Iconic Tourist Tampil Memukau di HUT ke-25 IDC Indonesia, Dipuji Musisi Senior Tanah Air

Iconic Tourist Tampil Memukau di HUT ke-25 IDC Indonesia, Dipuji Musisi Senior Tanah Air
Iconic Tourist. (Foto: Rezagrafer)
Minggu, 14 Desember 2025 01:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Band rock alternatif Iconic Tourist mencuri perhatian dalam perayaan HUT ke-25 IDC Indonesia yang dikemas melalui pertunjukan musikal bertajuk “IDC Indonesia 25 Years: The Musical” di Gedung Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat 12 Desember 2025.

Penampilan ini menandai panggung besar perdana Iconic Tourist sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai representasi generasi baru dalam lanskap musik Indonesia.

Di tengah perayaan seperempat abad perjalanan IDC Indonesia, kehadiran Iconic Tourist tampil bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan simbol regenerasi visi dan semangat baru yang diusung perusahaan. Band ini dinilai mampu menerjemahkan semangat transisi menuju masa depan yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman digital.

Iconic Tourist digawangi Jova Quincy Rangkuti (vokal/gitar), Reno Rendragraha (drum), Ananda Viguno (gitar), dan Tyo Priohutomo (bass). Dalam pertunjukan tersebut, mereka membawakan sejumlah lagu dari album debut If There Were A Band At The Opera, seperti Give It To Me, Dangerous Circle, hingga Too Tired, dengan tata panggung dan pencahayaan berskala besar.

“Sebuah kehormatan untuk kami bisa tampil full di hari jadi IDC ini. Panggungnya istimewa dan dipersiapkan dengan sangat serius. Ini menjadi momentum penting bagi Iconic Tourist untuk terus menampilkan karya-karya terbaik kami,” ujar Jova Rangkuti.

Terkait penggunaan lirik berbahasa Inggris dalam karya-karyanya, Jova menegaskan hal itu lahir dari kenyamanan bermusik yang ia bangun bersama rekan-rekannya. “Tidak ada pertimbangan khusus soal lirik barat. Ini tentang kenyamanan kami dalam berekspresi. Lagu-lagu kami banyak berisi kritik sosial yang kami sampaikan dengan jujur dan apa adanya,” jelasnya.

Apresiasi terhadap penampilan Iconic Tourist juga datang dari kalangan musisi senior Tanah Air. Bongki BIP menilai band ini memiliki identitas kuat di tengah industri musik saat ini. “Mereka punya ciri khas sendiri dan berbeda dari band lain. Iconic Tourist bisa jadi pembeda di era musik sekarang,” katanya.

Sementara itu, Thomas Ramdhan dari GIGI mengaku terkesan dengan kualitas panggung yang ditampilkan. “Tadi kita lihat langsung perform mereka di stage. Luar biasa. Ini band berkelas dan keren,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Ivan Slank yang menilai pilihan lirik berbahasa Inggris bukanlah hambatan. “Mereka main musik dengan rasa mereka sendiri. Lirik barat itu bukan masalah, karena sekarang sudah sangat akrab. Teruskan saja genre dan karakter musik kalian,” ungkap Ivan.

Sejalan dengan semangat acara, CEO IDC Indonesia Sri Handayani Rangkuti (Aie) menyebut konsep perayaan sengaja dibuat cair dan penuh hiburan. “Kami kemas HUT ke-25 ini dengan konsep full entertain, santai, tanpa seremoni resmi, agar semua bisa menikmati kebersamaan dengan hiburan musik dari Iconic Tourist,” tuturnya.

Ke depan, Iconic Tourist memastikan akan terus melanjutkan perjalanan bermusiknya dari satu panggung ke panggung lain di berbagai daerah. Dengan identitas musikal yang kuat dan dukungan lintas generasi, band ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon baru di kancah musik Indonesia. ***

Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww