Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Binawidya

Laksanakan PPM di Desa Wonorejo, ITB Fokus pada Inovasi Egrek Ergonomis

Laksanakan PPM di Desa Wonorejo, ITB Fokus pada Inovasi Egrek Ergonomis
Tim ITB bersama masyarakat. (Ist)
Jum'at, 21 November 2025 15:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MUSI RAWAS - Tim Institut Teknologi Bandung (ITB) telah melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) di Desa Wonorejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), 10-11 Oktober 2025.

Desa yang termasuk kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) ini dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama di sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi mata pencaharian utama warga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Skema Program Pengabdian Masyarakat Bottom-Up yang digagas Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB. Fokus utama program adalah mengenalkan inovasi teknologi berupa egrek ergonomis—alat panen kelapa sawit dengan bilah pisau di ujung batang panjang yang didesain agar lebih aman dan nyaman digunakan.

Program ini dipimpin oleh Prof. Ir. Hardianto Iridiastadi, MSIE., Ph.D., CPE, dari Fakultas Teknologi Industri ITB. Di bawah koordinasinya, tim melakukan berbagai rangkaian kegiatan, dimulai dari survei awal dan observasi lapangan untuk memahami kondisi nyata masyarakat. Tim meninjau lahan perkebunan, mempelajari alat-alat yang dipakai petani saat ini, serta mengidentifikasi berbagai potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja.

Tahap observasi tersebut menjadi landasan penting bagi tim dalam menganalisis kebutuhan teknis maupun ergonomis para petani di Wonorejo. Hasil temuan lapangan membantu memetakan aspek-aspek yang dapat ditingkatkan, mulai dari postur kerja, desain alat panen, hingga metode kerja yang lebih efisien dan minim risiko cedera.

Melalui program ini, ITB berharap inovasi egrek ergonomis dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengurangi keluhan fisik dan kecelakaan kerja yang kerap muncul dalam proses panen.

Selain memberikan pelatihan penggunaan alat, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka jalan untuk kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat pedesaan. ***

wwwwww