Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
3 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Dari Perut Bumi Papua, Lima Pekerja Gugur Demi Energi Negeri

Dari Perut Bumi Papua, Lima Pekerja Gugur Demi Energi Negeri
Freeport Proses evakuasi tujuh pekerja PT Freeport Indonesia yang tertimbun.
Senin, 06 Oktober 2025 09:47 WIB
JAKARTA – Duka kembali menyelimuti dunia pertambangan Indonesia. Lima pekerja tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Mimika, Papua Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material basah, Minggu malam (5/10/2025). Mereka adalah bagian dari ribuan pekerja yang setiap hari menantang risiko demi mendukung roda ekonomi nasional.

Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil mengevakuasi seluruh korban pada Senin (6/10/2025) dini hari. Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, menyebut empat korban diterbangkan ke Jakarta, sementara satu orang dimakamkan di Kuala Kencana. “Semuanya sudah dibawa ke Timika tadi pagi. Satu orang dikubur di Kuala Kencana, sedangkan empat orang diterbangkan ke Jakarta hari ini juga,” ujarnya.

Kelima korban itu adalah Victor Manuel Bastida Ballesteros asal Chili, Balisang Telile asal Afrika, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, dan Zaverius Magai. Mereka merupakan karyawan PT Redpath Indonesia, kontraktor tambang bawah tanah Freeport.

Tragedi ini bukan sekadar catatan kecelakaan kerja. Ia menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap ekspor mineral dan besarnya sumbangan devisa negara, ada tenaga manusia yang mempertaruhkan hidup di kedalaman ratusan meter di bawah tanah. Mereka bekerja dalam diam, jauh dari sorotan publik, namun hasil keringatnya menopang ekonomi nasional.

“Keselamatan mereka adalah harga mati. Negara harus memastikan perlindungan yang layak bagi para pekerja tambang, termasuk transparansi dalam setiap insiden,” ujar seorang pemerhati ketenagakerjaan.

Kini, setelah evakuasi selesai, perhatian publik beralih pada tanggung jawab moral dan institusional: bagaimana memastikan tragedi serupa tidak terulang. Sebab di balik setiap bongkahan tembaga dan emas dari Papua, tersimpan kisah perjuangan para pekerja yang menjadi pahlawan tanpa nama bagi negeri ini. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww