Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
20 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
20 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  Cendekia

Pria di Pekanbaru Meninggal Usai Dugaan Dianiaya Anggota TNI AL, Keluarga Cari Keadilan

Pria di Pekanbaru Meninggal Usai Dugaan Dianiaya Anggota TNI AL, Keluarga Cari Keadilan
Ilustrasi sejumlah prajurit TNI AL dan AU berbaris (net)
Selasa, 26 Agustus 2025 15:00 WIB

PEKANBARU – Kasus kematian seorang pria berinisial GS di Pekanbaru kembali menambah daftar panjang dugaan kekerasan aparat. GS meninggal dunia pada Sabtu (23/8/2025), sepekan setelah diduga dianiaya oleh anggota TNI AL berinisial MZ.

Insiden bermula Jumat (15/8/2025) ketika GS dituduh melakukan pencurian. Ia kemudian dibawa oleh MZ ke kantor polisi untuk diproses hukum. Namun sehari setelahnya, GS dipulangkan ke rumah dalam keadaan lemah. Kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, membenarkan keterlibatan prajuritnya dan memastikan proses hukum berjalan. "Jajaran TNI AL di wilayah Dumai ikut membantu penyidikan. Personel yang diduga terlibat sudah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut," jelasnya, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, kasus ini harus ditangani secara profesional dan transparan. "Kami menegaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum demi menjamin rasa keadilan bagi seluruh pihak," tegasnya. 

Saat ini, Polisi Militer Angkatan Laut (Denpom Lanal Dumai Tengah) tengah mengumpulkan keterangan serta bukti dari laporan keluarga korban melalui advokatnya. Pelaku MZ masih menjalani pemeriksaan intensif.

Kasus ini memicu reaksi publik karena menyangkut dugaan penyalahgunaan kewenangan aparat negara. Keluarga korban mendesak agar proses hukum dilakukan terbuka, sementara banyak pihak menyerukan agar TNI AL menunjukkan komitmen dalam menegakkan keadilan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww