Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
8 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
8 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
10 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jaring Bibit Atlet Masa Depan, Kemenpora Gelar Identifikasi Bakat Cabor Panahan di Bantul

Jaring Bibit Atlet Masa Depan, Kemenpora Gelar Identifikasi Bakat Cabor Panahan di Bantul
Identifikasi Bakat cabang olahraga panahan di Bantul, Yogyakarta. (Humas Kemenpora)
Kamis, 18 Juli 2024 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus menjaring bibit-bibit atlet muda. Salah satunya dengan menggelar kegiatan identifikasi bakat (talent identification) atlet cabang olahraga panahan di GOR Sultan Agung Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (18/7/2024).

Pada hari pertama dilakukan tes dan pengukuran kepada 300 calon olahragawan berusia 8-12 tahun. Tes terdiri dari pengukuran anthropometri, biomotor dan teknik memanah. Dari seluruh peserta akan diambil 10 peraih nilai terbaik untuk dibina di klub-klub yang ada di Bantul.

"Selesai kegiatan ini, kami meminta agar calon-calon olahragawan yang sudah terjaring untuk dibina. Kami akan memfasilitasi mulai dari uang saku, seragam hingga nutrisi," ujar Bambang Siswanto, Ketua Tim Pemanduan Bakat pada Asdep Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora.

Kemenpora sengaja memilih Bantul sebagai lokasi identifikasi bakat karena banyaknya pemanah-pemanah andal yang lahir dari kabupaten ujung Selatan Kota Yogyakarta tersebut. Tak hanya berkiprah di dalam negeri beberapa dari mereka berhasil mengibarkan bendera merah putih di pentas dunia.

"Kami sengaja memilih Bantul untuk melaksanakan kegiatan ini, karena kota ini berhasil mengantarkan salah satu atletnya lolos ke Olimpiade Paris 2024. Dia adalah Arif Dwi Pangestu, Arif memastikan satu tiket Olimpiade usai keluar sebagai semifinalis di nomor recurve putra pada Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin tahun lalu," ujar Bambang Siswanto.

Identifikasi Bakat di Bantul berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2024. Tak sendirian, Kemenpora menggandeng Universitas Negeri Jakarta dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul dalam melaksanakan kegiatan ini.

Selain menjaring bibit-bibit atlet, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajarkan instruktur lokal di daerah tentang tata cara melaksanakan identitikasi bakat. Kemenpora berharap kedepannya Kabupaten Bantul bisa menggelar kegiatan serupa tanpa asistensi dari pemerintah pusat. ***

wwwwww