Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
25 menit yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Peringatan HSN 2026 di Pekanbaru, Menko Muhaimin Iskandar Serahkan Wakaf untuk Ribuan Masjid

Peringatan HSN 2026 di Pekanbaru, Menko Muhaimin Iskandar Serahkan Wakaf untuk Ribuan Masjid
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr (HC) Abdul Muhaimin Iskandar, MSi.
Kamis, 22 Oktober 2026 12:27 WIB
BINAWIDYA – Ratusan santri berdiri tegap di tengah Lapangan Pondok Pesantren Darel Hikmah (PPDH), Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Suasana khidmat seketika terbangun saat bendera merah putih dikibarkan, menandai puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Kamis (22/10/2026). Momentum berkumpulnya kaum bersarung ini tak lagi sekadar berpusat pada tradisi keagamaan, melainkan menjadi pembuktian kesiapan generasi muda Islam untuk memegang kendali ekonomi dan teknologi bangsa.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr (HC) Abdul Muhaimin Iskandar, MSi, di Jalan Manyar Sakti Km 12 pagi itu, memberikan suntikan moral tersendiri bagi para peserta. Rangkaian peringatan yang bergulir sejak pukul 08.25 WIB tersebut juga diwarnai aksi sosial, mencakup penyerahan simbolis unit ambulans serta penyaluran wakaf yang disebar untuk 3.024 masjid.

Berdiri di hadapan barisan santri dan tamu undangan lintas instansi, Abdul Muhaimin Iskandar memaparkan bahwa perayaan HSN bukan rutinitas seremonial yang gugur setelah doa penutup dibacakan. Ia meminta para pelajar agama tersebut meresapi makna kemandirian demi menghadapi derasnya arus tantangan zaman tanpa harus menanggalkan jati diri dan kesederhanaan.

"Santri harus menjadi perekat persaudaraan yang terus merawat ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah di tengah keberagaman bangsa," tegasnya memecah keheningan lapangan upacara.

Menko Pemberdayaan Masyarakat itu lebih jauh menguraikan pilar komitmen yang wajib dikantongi oleh generasi pesantren masa kini. Selain menjadi duta pemersatu umat, para santri dituntut mendobrak stigma tertinggal lewat penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga menajamkan naluri kewirausahaan agar kelak mampu membuka lapangan kerja secara mandiri.

"Kalian didorong untuk menciptakan peluang, berbekal ketangguhan karakter, kejujuran, dan kesederhanaan yang selama ini dipupuk dari bilik-bilik pondok," urainya memotivasi para peserta upacara.

Gelaran silaturahmi kebangsaan ini turut mempertemukan sejumlah figur penting pemerintahan dari tingkat pusat hingga daerah. Di deretan tamu kehormatan, tampak hadir Wakil Ketua DPR RI, Dr Dusun Ahmad Syamsurizal, MAP, serta Sekjen sekaligus anggota DPR RI, Dr Muhammad Hattanuddin Wahid, SAg MHum.

Sejumlah pimpinan daerah dari wilayah Riau juga terlihat berbaur di tenda utama. Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, SSos MS dan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar hadir mendampingi Pemimpin Pondok Pesantren Darel Hikmah, Amaran Suardi, SE, serta pengurus DPD PKB sekaligus anggota Fraksi PKB DPR RI, Jazinul Fawaid.

Rangkaian upacara yang diselingi suguhan tari persembahan, penayangan video dokumenter, serta pembacaan Resolusi Santri itu akhirnya ditutup dengan lantunan doa. Tepat pukul 10.00 WIB, barisan secara perlahan dibubarkan dengan tertib, meninggalkan pesan kuat bagi para santri untuk terus mencetak rekam jejak sebagai generasi unggulan di masa depan. (wpa)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kabar Bertuah, Binawidya
wwwwww