Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
1 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Tim Gabungan Gerebek MP Club Pekanbaru, 63 Pengunjung Positif Narkoba

Tim Gabungan Gerebek MP Club Pekanbaru, 63 Pengunjung Positif Narkoba
Senin, 12 Oktober 2026 16:39 WIB

PEKANBARU - Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggerebek tempat hiburan malam MP Club di Kota Pekanbaru, Minggu (11/10/2026). Dalam operasi dini hari tersebut, aparat mendapati 63 dari 68 orang yang diperiksa positif mengonsumsi amfetamin dan metamfetamin.

Penggerebekan ini merupakan buntut dari penyelidikan kepolisian selama satu bulan terakhir terkait peredaran narkotika. Aparat melakukan pemantauan ketat sebelum akhirnya melakukan tindakan tegas di lokasi.

Total ada 68 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, terdiri atas 47 laki-laki dan 21 perempuan. Mereka meliputi pengunjung, pelayan, petugas keamanan, hingga asisten manajer tempat hiburan.

Dari hasil tes urine massal, 42 laki-laki dan seluruh perempuan terbukti positif menggunakan zat adiktif. Sementara itu, lima orang sisanya dinyatakan tidak menggunakan narkotika.

"Dimana kegiatan ini dilaksanakan sudah kurang lebih satu bulan. Sudah kita intai dan sudah kita pelajari terkait tempat hiburan malam yang diduga sebagai sarang peredaran narkoba di Kota Pekanbaru," jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol I Putu Yudha Prawira, Senin (12/10/2026).

Meski puluhan orang dinyatakan positif, pihak kepolisian masih mendalami peran spesifik masing-masing individu. Hasil tes urine tidak otomatis membuktikan keterlibatan langsung seseorang dalam jaringan pengedar narkoba.

Kepolisian saat ini tengah memilah para terperiksa berdasarkan barang bukti dan keterangan di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan proses hukum berjalan tepat sasaran. (wpb)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kabar Bertuah, Pekanbaru
wwwwww