Pemprov Riau Robohkan Gedung BWSS III, Jalan Alternatif Cut Nyak Dien Pekanbaru Segera Dibangun
![]() |
Penulis: Fernando
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memulai pembongkaran bangunan Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Minggu (11/10/2026). Perobohan aset milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan alat berat ini menjadi langkah krusial pembukaan jalur alternatif baru menuju Jalan Pepaya.
Akses penghubung antarjalan utama tersebut dirancang khusus untuk memecah penumpukan volume kendaraan di kawasan pusat kota, terutama di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah daerah menargetkan penataan jaringan jalan ini dapat memperlancar arus mobilitas warga secara berkelanjutan.
"Ya mulai dirobohkan, nanti akan menjadi jalan alternatif dari Cut Nyak Dien menuju Pepaya," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Zulfahmi.
Target Lanjutan Pembongkaran Aset BPN
Lebih jauh Zulfahmi memaparkan, perluasan akses tidak hanya berhenti pada lahan BWSS III. Kantor Arsip Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlokasi di Jalan Pepaya juga telah masuk dalam cetak biru perencanaan pembongkaran daerah.
Meski demikian, proses eksekusi fisik untuk fasilitas milik instansi pertanahan tersebut diproyeksikan baru akan direalisasikan pada tahun 2027. Saat ini, fokus alat berat di lapangan adalah meratakan sisa bangunan di Jalan Cut Nyak Dien agar pengerjaan badan jalan bisa segera dieksekusi.
"Rencana membangun jalan tembus ini adalah ide Plt Gubri untuk mengurai kemacetan di Pekanbaru, pemikiran yang kini diimplementasikan sebagai investasi infrastruktur bagi anak cucu ke depan," terangnya.
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Jangka Panjang
Guna melancarkan proses perobohan ini, operasional dan aktivitas perkantoran BWSS III telah dialihkan sepenuhnya ke lokasi baru di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Kuantan Raya. Pemindahan seluruh kegiatan administratif menjamin proses pembersihan lahan di lapangan berjalan tanpa hambatan teknis.
Konsep pembukaan jalur penghubung ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Riau mewujudkan tata ruang kota yang minim hambatan lalu lintas. Langkah preventif ini diambil mengingat lonjakan jumlah kendaraan di ibu kota provinsi yang terus meningkat setiap tahunnya.
"Ini kan sebagai alternatif, ketika Jalan Sudirman sudah semakin dipadati kendaraan," pungkas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto. ***
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Sukajadi |








