Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
1 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Urai Kemacetan Simpang Panam Pekanbaru Jelang Pembangunan Flyover, DPRD Dorong Pengaturan Lalu Lintas Kendaraan Berat

Urai Kemacetan Simpang Panam Pekanbaru Jelang Pembangunan Flyover, DPRD Dorong Pengaturan Lalu Lintas Kendaraan Berat
Minggu, 11 Oktober 2026 06:55 WIB
Penulis: Afrila Yobi

TUAH MADANI - Pemerintah berencana merealisasikan pembangunan flyover dan pelebaran jalan di persimpangan Jalan Soebrantas-Garuda Sakti (Simpang Panam), Pekanbaru pada akhir tahun ini. Proyek infrastruktur tersebut dipersiapkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur penghubung Pekanbaru-Kampar.

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla menjelaskan bahwa tahapan awal pembangunan akan diawali dengan proses pembebasan lahan sebelum masuk ke tahap konstruksi fisik. Namun, sembari menunggu proyek tersebut rampung, ia meminta instansi terkait segera menerapkan solusi jangka pendek guna mengurai kemacetan harian.

"Sambil menunggu pelebaran jalan dan pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang, masyarakat juga diharapkan dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku," jelasnya, Jumat (9/10/2026).

Roni mendesak Dinas Perhubungan agar lebih proaktif melakukan pengaturan arus lalu lintas secara langsung di lapangan, terutama pada waktu-waktu padat kendaraan. Ia juga menyoroti pentingnya pembatasan operasional dan pengawasan jalur bagi kendaraan bermuatan berat.

Ia menekankan agar truk dan bus besar diatur secara tegas supaya tidak lagi melintas pada jalur-jalur yang bukan peruntukannya. Langkah penertiban jalur ini diyakini mampu meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus mengurangi volume antrean di persimpangan.

Selain menuntut kesiapan petugas, Roni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program kelancaran pembangunan infrastruktur jalan layang tersebut. Kepatuhan para pengendara terhadap lampu lalu lintas serta arahan dari petugas sangat dibutuhkan selama masa transisi penataan jalan ini berlangsung. ***

wwwwww