Taklukkan PSMS Medan 2-1, PSPS Pekanbaru Jaga Peluang Kuasai Puncak Klasemen Liga 2
![]() |
Penulis: Afrila Yobi
RUMBAI - Kemenangan 2-1 atas PSMS Medan menjadi modal berharga bagi PSPS Pekanbaru untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027. Skuad asuhan Akhyar Ilyas sukses mengamankan tiga poin penuh di hadapan ribuan pendukungnya di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Kota Pekanbaru, Minggu (11/10/2026).
Tuan rumah membuka keunggulan melalui sontekan Dimas Wicaksono pada menit ke-48, sebelum disamakan oleh Javier Siverio Toro sepuluh menit berselang. Kemenangan tim berjuluk Askar Bertuah akhirnya dikunci lewat gol penentu Hamzah Deva pada menit ke-81.
Target Kuasai Papan Atas
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas menyebut hasil maksimal ini memang sudah ditargetkan sejak awal demi menjaga persaingan perebutan takhta klasemen. Motivasi tinggi menjadi kunci keberhasilan tim mengamankan kemenangan.
"Alhamdulillah atas kemenangan hari ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kita sudah berbicara dengan pemain bahwa pertandingan ini sangat penting buat kita jika ingin bersaing di papan atas," urainya.
Hal senada diungkapkan pemain PSPS, Aulia Ramadhan. Ia menyebut dukungan penuh suporter di tribun menjadi suntikan tenaga saat tim sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-31.
"Kami memang punya target sebelum melawan PSMS untuk mengambil peringkat pertama. Motivasi kami berlipat ganda karena tidak mau kalah dengan antusiasme suporter yang ramai sekali," ungkapnya.
Pemain Keluhkan Sesak Napas Akibat Karhutla
Di balik euforia raihan tiga poin tersebut, laga kandang ini turut diwarnai kendala fisik akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya.
Akhyar mengakui kualitas udara yang memburuk sedikit banyak memengaruhi kebugaran pemain di lapangan, terutama akibat akumulasi paparan asap harian. Sejumlah anak asuhnya terlihat kelelahan dan mengeluhkan dada terasa berat saat turun minum.
"Tadi saya sempat bertanya kepada pemain karena mereka terlihat seperti kosong di babak pertama. Di ruang ganti, mereka mengaku memang merasakan agak berat untuk bernapas. Mudah-mudahan bencana ini segera pulih," pungkasnya. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Rumbai |







