Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ini Ungkapan Pieter Huistra Bisa Kembali Berada di Pinggir Lapangan

Ini Ungkapan Pieter Huistra Bisa Kembali Berada di Pinggir Lapangan
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. (Ileague.id)
Jum'at, 28 Agustus 2026 20:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Keberadaan sosok Pieter Huistra yang kembali duduk di kursi pelatih kepala PSS Sleman di Super League 2026/2027 memberikan rasa emosional yang begitu besar dalam dirinya. Pasalnya, musim lalu di Championship 2025/2026 sebagai direktur teknik PSS, dia terbentur regulasi untuk dapat berada di bench mendampingi tim di pinggir lapangan.

Pelatih asal Belanda ini menyatakan sangat bahagia merasakan atmosfer pertandingan berada di sisi lapangan secara langsung. Menurutnya hal itu memudahkan berkomunikasi serta mengambil keputusan cepat saat pertandingan.

“Saya sangat antusias bisa kembali berada di pinggir lapangan. Bagi saya, itu jauh lebih baik. Rasanya juga lebih nyaman karena saya bisa lebih dekat dengan lapangan, dan mengambil keputusan dengan cepat. Kalau berada di tribun, tentu tidak semudah itu,” kata Pieter Huistra.

Dengan sedikit bercanda, dia menyebutkan bahwa hal ini membuat penonton merasa senang, dan nyaman saat pertandingan berlangsung karena tidak adanya gangguan suara saat dia memberikan instruksi dari tribun.

“Selain itu, saya pikir para penonton di tribun juga akan senang karena mereka tidak perlu duduk bersebelahan dengan orang yang terus berteriak seperti orang gila sepanjang pertandingan,” ucap Pieter Huistra lagi. 

Kickoff kompetisi Super League 2026/27 yang semakin dekat, bagi seorang pelatih kepala sebuah tim tentu saja memiliki gambaran besar mengenai nama-nama pemain yang masuk dalam starting line up.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah masuk dalam proyeksi komposisi pemain utama PSS untuk menghadapi kompetisi mendatang.

“Saya sudah memiliki gambaran besarnya. Tetapi, gambaran itu masih sangat luas karena kami memiliki banyak pilihan. Semuanya tergantung pada seberapa bugar kondisi setiap pemain, dan seberapa sering mereka sudah bermain bersama dalam latihan maupun pertandingan uji coba,” ujar Pieter Huistra. 

Keputusan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan tim pelatih dalam menyusun kekuatan terbaik, sesuai dengan kebutuhan dan karakter permainan yang ingin diterapkan.

“Terutama bagi pemain yang sempat mengalami cedera ringan dan belum banyak tampil dalam pertandingan uji coba. Mereka mungkin sedikit tertinggal dibandingkan pemain lainnya. Namun, kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti,” pungkasnya.  ***

wwwwww