Sempat Diingatkan Warga Sekitar, Pria 79 Tahun Nekat Bakar Lahan Sagu
![]() |
| Kebakaran hutan yang disebabkan kelalaian kakek tua berinsial IA di Desa Temeran, Bengkalis. |
Penulis: M Rafdinal Adrianto
BENGKALIS - Upaya membuka lahan dengan cara instan kembali memicu insiden kebakaran di Kabupaten Bengkalis. Seorang pria berinisial IA (79) ditangkap polisi usai aktivitasnya membakar lahan memicu kobaran api di Dusun I Temeran, Kecamatan Bengkalis, Minggu (16/8/2026).
IA yang berniat mengolah lahan miliknya menjadi kebun sagu justru menyebabkan kerugian besar. Api yang awalnya kecil membesar secara drastis akibat embusan angin kemarau, hingga akhirnya merambat seluas satu hektare dan melahap lahan milik warga sekitar.
Kronologi Kejadian
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar membeberkan bahwa sebelum kejadian, sejumlah warga sebenarnya sudah berinisiatif mendatangi IA. Mereka meminta agar tersangka menunda rencananya membakar lahan karena situasi cuaca yang berisiko tinggi.
"Tersangka sebelumnya telah diingatkan mengenai kondisi cuaca yang panas, musim kemarau dan angin kencang yang berisiko membuat api sulit dikendalikan," bebernya, Selasa (18/8/2026).
Nahas, teguran tersebut diabaikan. Sekitar satu jam setelah warga berlalu, api terlanjur membesar dan bergerak liar ke arah timur. Panik melihat kepulan asap dan kobaran api yang mulai menyentuh tanaman sagu tetangga, warga langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan petugas pemadam kebakaran.
Penetapan Status Tersangka
Berbekal laporan kejadian dan upaya pemadaman di lokasi, Satreskrim Polres Bengkalis langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Kurang dari 24 jam, IA resmi ditahan dan menyandang status tersangka, Senin (17/8/2026).
"Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan alat bukti serta gelar perkara," tambah Fahrian.
Pihak kepolisian memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terbukti memicu kebakaran lahan, mengingat dampaknya yang masif terhadap ekosistem darat dan operasional aktivitas warga lainnya.
"Kami akan terus melakukan penegakan hukum terhadap setiap pihak yang melakukan pembakaran lahan, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan rawan karhutla seperti saat ini," tandasnya. ***
| Kategori | : | Warga Bertuah |








