Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Opini

Tinjau Lokasi Gempa NTT Sejak Hari Pertama, Mendagri Kumpulkan Bantuan Daerah

Tinjau Lokasi Gempa NTT Sejak Hari Pertama, Mendagri Kumpulkan Bantuan Daerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung penanganan pascagempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (17/8/2026).(DOK. Humas Kemendagri)
Senin, 17 Agustus 2026 12:10 WIB

JAKARTA - Sebanyak 53 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengatasi dampak bencana tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memerintahkan para gubernur se-Indonesia untuk menggalang bantuan guna meringankan penderitaan para penyintas.

Guncangan dahsyat itu tercatat terjadi, Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB. Pemerintah pusat melalui perwakilannya langsung bergerak cepat merapat ke lokasi bencana. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menegaskan bahwa pimpinannya langsung turun ke lapangan sesaat setelah kejadian.

"Pak Menteri sudah langsung ke sana di hari pertama, mengkoordinasikan langkah-langkah di lapangan, dan juga mengkoordinasikan bantuan-bantuan dari berbagai daerah," paparnya di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Selain memastikan situasi di lokasi, dorongan untuk bersolidaritas juga ditekankan kepada seluruh pimpinan wilayah. "Jadi Pak Menteri mendorong agar seluruh kepala daerah yang memiliki kemampuan untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita di NTT," sambungnya.

Seruan ini membuahkan hasil dengan mengalirnya berbagai pasokan kebutuhan dari daerah lain. Bima menginformasikan bahwa para gubernur telah mengirimkan wujud bantuan secara konkret. "Alhamdulillah para gubernur memberikan bantuan natura, bahan makanan, peralatan, dan lain-lain," rincinya.

Sementara itu, pencatatan korban dan kerusakan terus direkapitulasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan data pembaruan yang dihimpun pada Minggu (16/8/2026) sore terkait fatalitas kejadian.

"Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Opini, Balai Kota
wwwwww