Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
9 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
12 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Kuliner

Gantikan Sang Ayah di Tengah Perang, Keberadaan Mojtaba Khamenei Kini Dipertanyakan

Gantikan Sang Ayah di Tengah Perang, Keberadaan Mojtaba Khamenei Kini Dipertanyakan
Media pemerintah Iran merilis video Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei untuk pertama kalinya. (foto: mehr news agency)
Senin, 10 Agustus 2026 10:02 WIB

TEHERAN - Menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran di tengah kecamuk perang berskala luas, sosok Mojtaba Khamenei terus mengundang tanda tanya. Usaha sebagian media lokal untuk menampilkan potretnya melalui sebuah video justru berujung pada keraguan, lantaran rekaman tersebut diduga kuat bukan berasal dari waktu dekat.

Mojtaba naik ke pucuk pimpinan pada Maret, meneruskan posisi mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam gempuran udara Amerika Serikat dan Israel pada bulan Februari. Sejak transisi kekuasaan tersebut, wajahnya tidak pernah lagi terpampang di ruang publik maupun layar kaca.

Spekulasi Usai Serangan Udara

Video yang dibagikan oleh Mehr baru-benar ini hanya memperlihatkan kegiatan Mojtaba memimpin sebuah kelas agama. GoSumbar.com menelusuri laporan dari CNN pada Minggu (9/8/2026) yang menggarisbawahi bahwa tidak ada penanda waktu sama sekali dalam siaran tersebut.

Kondisi ini menyuburkan kembali isu terkait dampak gempuran udara AS dan Israel yang disinyalir turut mengenai Mojtaba. Rumor menyebutkan sang pemimpin baru menderita cedera wajah dan patah kaki pada hari pertama serangan.

Jawaban yang Menambah Teka-teki

Meskipun rekaman dari Mehr tidak menunjukkan indikasi luka fisik, publik meyakini tayangan itu direkam jauh sebelum rentetan serangan terjadi. Pola komunikasi Mojtaba yang selama berbulan-bulan ini tertutup rapat di balik media sosial X dan selembar rilis pers semakin memicu kecurigaan.

Ditambah lagi, manuver Mehr memutar video ini rupanya tidak diikuti oleh jaringan pers kenegaraan Iran yang lebih besar. Sampai saat ini, titik koordinat serta status kesehatan pemimpin tertinggi negara tersebut masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww