Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
22 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
5
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Kabar Baik Pengguna Kendaraan, Harga Pertamax Resmi Turun ke Level Rp15.950 per Liter

Kabar Baik Pengguna Kendaraan, Harga Pertamax Resmi Turun ke Level Rp15.950 per Liter
Suasana salah satu SPBU yang dikelola Pertamina. Per Sabtu 1 Agustus 2026, Pertamina menurunkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax dari Rp16.250/liter menjadi Rp15.950/liter.
Sabtu, 01 Agustus 2026 09:08 WIB

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga jual ritel untuk sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif mulai Sabtu (1/8/2026). Kebijakan ini menyasar produk varian gasoline atau bensin, yakni Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter. Angka ini berlaku untuk daerah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar lima persen seperti wilayah ibu kota Jakarta.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora menerangkan bahwa evaluasi dan penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan kegiatan rutin perusahaan. Indikator perhitungannya merujuk pada pergerakan harga rata-rata minyak mentah di pasar internasional dan kurs rupiah terhadap dolar.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," terang Kitty.

Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa stabilitas penyaluran bahan bakar tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam menjalankan kebijakan harga ini.

"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain Pertamax, koreksi harga juga terjadi pada Pertamax Turbo yang turun menjadi Rp18.300 per liter dari tarif sebelumnya Rp19.300 per liter. Pertamax Green 95 turut menyesuaikan harganya menjadi Rp16.600 per liter dari posisi Rp17.000 per liter. Sementara itu, untuk jenis bahan bakar mesin diesel, harga Pertamina Dex masih dipatok Rp21.150 per liter dan Dexlite bertahan pada harga Rp19.700 per liter.

Menyertai penurunan harga ini, Pertamina juga memberikan opsi penghematan tambahan bagi konsumen lewat transaksi berbasis aplikasi. Konsumen ditawarkan skema uang kembali hingga akumulasi poin loyalitas saat membeli BBM nonsubsidi.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM nonsubsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” tutupnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompastv.com
Kategori:Kabar Bertuah
wwwwww