Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kampus

Resmikan PSN Gas Masela, Prabowo Minta Utamakan Pekerja dan Pengusaha Lokal

Resmikan PSN Gas Masela, Prabowo Minta Utamakan Pekerja dan Pengusaha Lokal
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Kamis, 16 Juli 2026 17:21 WIB

JAKARTA - Peresmian groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Alam Cair Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku menjadi babak baru pemanfaatan energi nasional. Meresmikan proyek ini lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7/2026), Presiden Prabowo Subianto meyakini proyek raksasa tersebut akan membawa kemakmuran rakyat.

Proyek di sektor migas ini memakan nilai investasi mencapai 20,9 miliar dolar AS dan digarap lewat skema Cost Recovery PSC. Terletak di perairan berjarak 170–180 km barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, operasionalnya dipimpin oleh INPEX Masela Ltd. dengan kepemilikan saham 65%. Mereka bermitra dengan PT Pertamina (Persero) yang menguasai 20% dan Petronas dengan porsi 15%.

"Proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini. Tadi sudah disinggung proyek ini investasinya sangat besar, 20,9 miliar dolar, hampir 21 miliar dolar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan," kata Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah terus mendorong agenda hilirisasi agar sejalan dengan pergerakan sektor energi. Sinergi lintas sektor, termasuk peran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dinilai vital demi memastikan sumber daya alam terkelola baik dan menghadirkan transformasi nyata.

"Sekali lagi saya menghargai tekad saudara-saudara, komitmen saudara-saudara, menteri ESDM dengan semua unsur benar-benar sesuai dengan tekad kita, filosofi kita, bahwa ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat kita, tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan," urainya.

Demi memastikan dampak pemerataan, keberadaan megaproyek ini harus memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal. Kesempatan berusaha juga harus terbuka lebar bagi pengusaha daerah. Instansi terkait telah diinstruksikan turun tangan membantu peningkatan kompetensi warga setempat.

"Sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya, ya dibantu, ya ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengerahkan bantuan-bantuan teknis. Kita ingin semua merasakan dampak dari proyek ini," tambahnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inews.id
Kategori:Kampus, Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww