Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kampus

Imigrasi Jakarta Timur Sidak Tiga Perusahaan Asing, Ada Apa?

Imigrasi Jakarta Timur Sidak Tiga Perusahaan Asing, Ada Apa?
Petugas Imigrasi DKI Jakarta saat melakukan operasi gabungan pengawasan WNA. (Ist)
Jum'at, 26 Juni 2026 14:20 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama sejumlah instansi menggelar operasi gabungan pengawasan orang asing di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus memastikan seluruh warga negara asing (WNA) yang beraktivitas di Indonesia mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Operasi diawali dengan pengarahan kepada seluruh personel oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Ghanda Ade Satiawan.

Dalam arahannya, Ghanda menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga sebagai fondasi utama pengawasan keimigrasian yang efektif.

"Pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kolaborasi, pertukaran informasi, dan sinergi yang kuat agar setiap potensi pelanggaran dapat dideteksi lebih awal. Dengan kerja sama yang solid, pengawasan akan semakin efektif sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak," ujar Ghanda dalam keterangan pers, Jumat (26/6).

Setelah apel, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap tiga perusahaan yang menjadi sasaran operasi, yakni PT Johnson Home Hygiene Indonesia, PT NX Lemo Indonesia Logistik, dan PT Panasonic Gobel Indonesia.

Pemeriksaan difokuskan pada legalitas keberadaan tenaga kerja asing, kesesuaian izin tinggal dengan aktivitas yang dijalankan, serta kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan peraturan keimigrasian.

Selain melakukan verifikasi administrasi, operasi gabungan juga menjadi forum pertukaran informasi antarlembaga guna memperkuat sistem pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah Jakarta Timur.

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Pungki Handoyo, mengatakan pengawasan terhadap orang asing merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pelayanan keimigrasian dan penegakan hukum.

"Mobilitas warga negara asing yang terus meningkat harus diimbangi dengan pengawasan yang profesional, terukur, dan berbasis kolaborasi. Melalui operasi gabungan ini, kami ingin memastikan seluruh aktivitas warga negara asing berjalan sesuai regulasi, sehingga keamanan, ketertiban, dan iklim investasi tetap terjaga," kata Pungki.

Menurut dia, sinergi antara Imigrasi dan instansi terkait menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengawasan yang lebih adaptif terhadap dinamika pergerakan orang asing.

Operasi gabungan tersebut berlangsung aman dan lancar. Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengawasan orang asing yang mengedepankan koordinasi lintas sektor.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap kepatuhan terhadap aturan keimigrasian semakin meningkat sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Kampus, Cendekia, Pasar & Niaga, Balai Kota, Binawidya
wwwwww