Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
19 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Keuangan

IFC Siap Jadi Tulang Punggung Pembiayaan Infrastruktur Nasional

IFC Siap Jadi Tulang Punggung Pembiayaan Infrastruktur Nasional
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
Selasa, 23 Juni 2026 14:00 WIB

JAKARTA - Ambisi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan internasional semakin nyata lewat rencana pembentukan International Financial Center (IFC). Kebijakan ini diharapkan membuka keran investasi dari berbagai negara dan memperkuat daya saing sektor keuangan domestik.

Konsep lembaga ini sedang digodok secara intensif agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto memastikan regulasi tersebut menjadi landasan utama pembentukan IFC.

"Di undang-undangnya itu disebutkan bahwa International Financial Center bertujuan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional," kata Bambang saat memberikan keterangan di Gedung DPR, Selasa (23/6/2026).

Instrumen Pembiayaan Masa Depan

Kehadiran IFC dirancang untuk menjawab kebutuhan dana pembangunan berskala besar sekaligus mendorong inovasi pasar. Pemerintah optimis pusat keuangan ini menjadi magnet kuat bagi pemilik modal.

"Menarik investasi dan pelaku usaha sektor keuangan, baik nasional maupun internasional," ujarnya.

Lebih lanjut, fungsi operasional IFC akan diarahkan untuk membiayai sektor-sektor vital penggerak roda ekonomi dan pembangunan nasional.

"Memfasilitasi pembiayaan sektor riil, proyek strategis nasional, pembiayaan berkelanjutan, pembiayaan iklim, pembiayaan infrastruktur, dan atau pembiayaan lainnya," tambah Bambang.

Terkait desas-desus apakah pembentukan IFC ini akan memicu lahirnya lembaga moneter baru di Indonesia, pemerintah mengaku belum mengambil keputusan final.

"Ya kita belum tahu sampai sekarang itu bagaimana," ucapnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Pasar & Niaga, Keuangan
wwwwww