Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
20 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
17 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Opini

Buron Taufik Hidayat Dihargai 250 Juta Dedi Mulyadi

Buron Taufik Hidayat Dihargai 250 Juta Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Selasa, 23 Juni 2026 13:50 WIB

JAKARTA - Harapan baru muncul bagi YTR (29), korban penyekapan selama tiga tahun di sebuah kamar kos kawasan Bandung. Kini, ia sedang berjuang memulihkan diri dalam perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang geram atas tindakan tidak manusiawi tersebut, resmi membuka sayembara berhadiah Rp250 juta. Uang ini ditujukan bagi siapa saja yang berhasil menemukan Taufik Hidayat (30), pria yang membawa kabur dan menyiksa korban sejak 2023.

"Mari kita sama-sama membantu mencarinya. Siapa pun yang mengetahui keberadaannya, segera informasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap," ajak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Selasa (23/6/2026).

Dampak Medis dan Investigasi Polisi

Kondisi YTR saat ditemukan sangat memprihatinkan dan membutuhkan dukungan sosial untuk pulih. Sekujur tubuh penuh luka, banyak bekas sundutan rokok, kaki mendapat luka sayat, hingga kepalanya terdapat tusukan ujung gunting.

"Yang pasti kedua matanya berdasarkan hasil visum sudah mengalami kebutaan, itu yang paling parah. Kemudian enam gigi depan bagian atas rontok dan bibir korban sudah sumbing," papar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Senin (22/6/2026).

Hendra juga mencatat adanya luka berat di bagian kepala, wajah, kaki, dan luka ringan di bagian tangan. Hingga kini, penyidik belum bisa meminta keterangan langsung dari YTR akibat kondisi fisik dan komunikasi yang masih terbatas.

Lini Masa Hilangnya YTR

Adik korban, Syahrul Ulum (26) mengungkap perjalanan panjang pencarian sang kakak:

  • Awal 2023: Berkenalan dengan pelaku di konser musik Tritan Point Kota Bandung dan berlanjut sebagai kekasih. Taufik sempat dikenalkan ke orang tua di kawasan Rancaekek sebelum keduanya menghilang.
  • Penelusuran Jejak: Keluarga mencari ke indekos dan tempat kerja di kawasan Pasteur, namun YTR diketahui sudah keluar kerja sejak empat bulan lalu.
  • Respon Janggal: Usai keluarga memposting di medsos, YTR sempat menghubungi, mengaku baik-baik saja, membantah diculik, dan mengancam tidak akan pulang selamanya jika kasus sampai ke polisi.
  • Titik Terang: Rabu (10/6/2026), pesan WhatsApp misterius mengarahkan keluarga ke RSHS dengan dalih korban kecelakaan. Sesampainya di sana, terungkap bahwa YTR adalah korban penyiksaan.

"Awal mulanya sempat dicari sama kakak ke tempat kerjanya, ke tempat kosnya, sudah nggak ada di sana. Ke tempat kerjanya juga sudah nggak kerja di situ," ungkap adik korban, Syahrul Ulum.

Identifikasi Pelaku Taufik Hidayat

Masyarakat diminta waspada dan mengenali pelaku dengan ciri: Wajah oval sawo matang khas Indonesia berhidung lurus cuping lebar. Alis kiri bergaris putus vertikal. Mata kelopak ganda. Bibir cenderung gelap dengan bagian bawah tebal. Telinga lebar mencuat. Gaya rambut undercut panjang atas jatuh ke kanan.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Opini
wwwwww