Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
10 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
10 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Cendekia

KPK Buka Ruang Koordinasi dengan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis

KPK Buka Ruang Koordinasi dengan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis
Ketua KPK, Setyo Budiyanto.
Rabu, 17 Juni 2026 19:08 WIB

JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto memastikan pihaknya menghormati proses hukum yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).

KPK sebelumnya diketahui telah melakukan penyelidikan awal terhadap perkara tersebut. Namun, saat ini status kasus telah ditingkatkan oleh Kejagung.

"Ya sekarang kita lihat saja perkembangan yang sudah dikawal oleh Kejaksaan Agung, proses penyidikan sudah berjalan. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan Agung, sebentar nanti kita lihat saja," ujar Setyo di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Terkait sinergi antar lembaga, Setyo menyatakan KPK siap membuka ruang komunikasi jika dibutuhkan. Setyo mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala BPKP mengenai perkara ini. Meski begitu, hingga kini belum ada komunikasi formal dari pihak Kejagung mengenai kebutuhan data atau informasi yang dikumpulkan KPK saat penyelidikan awal.

"Sampai dengan saat ini belum ada komunikasi," tuturnya.

Menurut Setyo, jika Kejagung telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, menetapkan tersangka, serta didukung hasil audit BPKP, maka data yang dimiliki penyidik sudah cukup untuk melanjutkan proses hukum.

"Kalau dari Kejaksaan Agung sudah memiliki, bahkan sudah melakukan pemeriksaan, bahkan sudah menetapkan tersangka, dan saya yakin juga mungkin dari BPKP juga mungkin sebagian sudah menyerahkan laporan hasil audit pemeriksaannya, ya mungkin itu saja yang bisa dipakai," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia
wwwwww