Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Kuliner

Pasar Finansial Dunia Sambut Positif Draf Perjanjian, Dokumen Damai AS dan Iran Menanti Ketukan Palu Final

Pasar Finansial Dunia Sambut Positif Draf Perjanjian, Dokumen Damai AS dan Iran Menanti Ketukan Palu Final
Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei menyebut naskah perjanjian damai dengan AS hampir rampung. (Foto: Xinhua/Shadati)
Sabtu, 13 Juni 2026 09:31 WIB

JAKARTA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mereda setelah naskah perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase akhir penyusunan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menyatakan poin-poin utama dalam nota kesepahaman tersebut telah disetujui bersama, Jumat (12/6/2026). Informasi yang dihimpun dari Sputnik News ini menjadi sinyal paling konkret terkait peluang berakhirnya konfrontasi bersenjata di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, Kamis (11/6/2026) melayangkan pernyataan serupa mengenai perkembangan positif ini. Donald Trump mengklaim seluruh aktor utama, tidak terkecuali Israel, telah memberikan lampu hijau bagi klausul perdamaian tersebut dan menargetkan seremoni penandatanganan resmi dalam beberapa hari ke depan.

Teheran Kritisi Hambatan Konsistensi Amerika Serikat

Walau progres penyusunan draf berjalan cepat, Iran tetap menunjukkan sikap hati-hati terhadap dinamika internal pemerintahan Amerika Serikat yang dinilai sering bersikap mendua.

"Secara substansi, teks perjanjian tersebut hampir selesai disusun pada bagian-bagian utamanya. Masalahnya adalah sikap Amerika Serikat yang kontradiktif selalu menimbulkan gejolak dan gangguan dalam proses ini," jelas Esmaeil Baghaei sebagaimana diwartakan Press TV, Kamis malam.

Bagi pertimbangan politik Teheran, kepatuhan jangka panjang dari Washington terhadap dokumen tertulis tersebut menjadi poin evaluasi paling utama, terutama karena adanya memori kolektif terkait pembatalan sepihak kerja sama diplomatik pada masa lalu.

Lampu Hijau Pejabat Elite dan Sikap Akhir Teheran

Dampak dari perkembangan draf ini langsung terasa ke sektor ekonomi, di mana berbagai pasar finansial dunia menunjukkan tren positif. Berdasarkan data dari portal berita Axios, dokumen perdamaian ini pada dasarnya sudah disetujui oleh para petinggi di lingkaran pemerintahan Iran.

Fase akhir penyelesaian nota diplomasi ini sekarang tertuju pada otoritas tertinggi di Teheran:

  • * Dokumen di Tangan Mojtaba Khamenei: Berkas teks perdamaian telah sampai ke meja Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
  • * Penentu Geopolitik: Ketukan palu dan keputusan final dari Mojtaba Khamenei menjadi kunci utama yang dinantikan oleh dunia internasional.
  • * Pemulihan Jalur Laut: Pengesahan dari Pemimpin Tertinggi dipercaya akan melahirkan stabilitas baru sekaligus menjamin keamanan urat nadi logistik global di Selat Hormuz.
***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww