Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
22 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
3 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gempa 7,7 Magnitudo Robek Ketenangan Pagi Ini di Sulawesi, Warga Enam Provinsi Diminta Jangan Panik Namun Tetap Siaga

Gempa 7,7 Magnitudo Robek Ketenangan Pagi Ini di Sulawesi, Warga Enam Provinsi Diminta Jangan Panik Namun Tetap Siaga
Senin, 08 Juni 2026 07:48 WIB

JAKARTA - Ancaman bencana kelautan kembali membayangi garis lintang Indonesia. Guncangan masif akibat gempa bumi tektonik baru saja melepaskan energi raksasa dari dasar laut yang berpotensi memindahkan dinding air ke pemukiman padat penduduk.

Ketegangan ini memuncak setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyalakan sirine peringatan dini tsunami untuk enam provinsi sekaligus. Situasi ini bukan sekadar statistik, melainkan urgensi yang membutuhkan langkah cepat agar warga bisa segera menjauhi pantai dan tepian sungai.

Fakta Guncangan Utama

Lindu berkekuatan Magnitudo 7,7 ini terjadi pada Senin (8/6/2026). Jam menunjukkan pukul 06.37 WIB atau secara presisi terekam pada 06.37.42 WIB ketika bumi mulai berguncang kuat di area Laut Sulawesi.

Hasil analisis pakar gempa menunjukkan bahwa pusat gempa (episenter) mengakar di koordinat 5,69 Lintang Utara (LU) atau 5,69 lintang utara, serta 125,05 Bujur Timur (BT) atau 125,05 bujur timur. Titik retakan berlokasi 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut). Sementara hiposenter atau kedalaman sumber gempa terpantau sejauh 105 kilometer.

"Gempa magnitudo 7,7 berpotensi Tsunami," ungkap BMKG melalui rilis publikasi di laman resmi mereka tepat pada pukul 06.40 WIB.

Menakar Dampak di Enam Wilayah Provinsi

Peringatan dini ini mencakup kawasan Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku Utara (Malut), hingga Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Meski nihil kerusakan saat ini, masyarakat dilarang lengah. Pemerintah daerah wajib mengarahkan masyarakat di wilayah berstatus Siaga untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Berikut jadwal estimasi kedatangan gelombang menurut pemodelan BMKG:

  • * 06.51 WIB - 06.51.55 WIB: Kabupaten Kepulauan Sangihe.
  • * 07.12 WIB - 07.12.40 WIB: Kota Manado (hingga 07.12.25 WIB) dan Minahasa Utara Bagian Utara.
  • * 07.14 WIB - 07.17.40 WIB: Minahasa Bagian Utara (07.14 WIB-07.14.55 WIB), Kepulauan Minahasa (07.16 WIB-07.16.10 WIB), dan Minahasa Selatan Bagian Utara (07.17 WIB-07.17.40 WIB).
  • * 07.22 WIB - 07.29.40 WIB: Bolaang Mongondow Bagian Utara (07.22 WIB-07.22.10 WIB), Gorontalo Bagian Utara (07.26 WIB-07.26.10 WIB), Kabupaten Buol / Buol di Sulawesi Tengah (07.27 WIB-07.27.25 WIB), serta Tolitoli / Toli-Toli di Sulawesi Tengah (07.29 WIB-07.29.40 WIB).
  • * 07.33 WIB - 07.34 WIB: Minahasa Utara Bagian Selatan (07.33 WIB) dan Minahasa Bagian Selatan (07.34 WIB).

Daftar Kawasan Waspada

Bagi kawasan berstatus Waspada, warga diinstruksikan menjauh dari perairan pantai dan sungai. Area ini mencakup Kepulauan Talaud (estimasi pukul 06.58 WIB), Kota Bitung (07.19 WIB), dan kawasan Halmahera di Maluku Utara (07.29 WIB).

Wilayah kewaspadaan lain mencakup Donggala bagian utara, Kota Ternate, Kota Tidore, Kutai Timur, Bulungan, dan Nunukan.

Proses mitigasi terus berjalan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, dan hanya bersandar pada informasi resmi yang disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun pemerintah daerah setempat. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:liputan6.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww