Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
9 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Pattimura International Big Fight 2026

Sunan dan Noldy Siap Hadapi Petinju Thailand, Bung Niko: Ini Event Terbesar Tahun 2026

Sunan dan Noldy Siap Hadapi Petinju Thailand, Bung Niko: Ini Event Terbesar Tahun 2026
Sunan Agung Amoragam dan Nathha Phong Nuchap Hum usai timbang badan disaksikan promotor Nikolas Johan Kilikily. (Ist)
Jum'at, 29 Mei 2026 00:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Petinju peraih medali perunggu Asian Games Jakarta 2018, Sunan Agung Amoragam siap tempur melawan petinju Thailand, Natha Phong Nuchap Hum dalam pertarungan tinju profesional non gelar internasional kelas Super Bantam (55,3kg) delapan ronde Pattimura Internasional Big Fight 2026 yang akan berlangsung di Studio TVRI Pusat, Jumat (29/5/2026) malam.

“Saya sudah siap tempur menghadapi Natha Phong. Dan, saya juga sudah mempelajari gaya bertinjunya. Mudah-mudahan saya bisa mengatasinya,” kata Sunan Amoragam dari Sasana HS Ciseeng Boxing Camp  yang ditemui usai timbang badan di Studio TVRI Pusat, Kamis (28/5/2026).

Tampaknya, Sunan, panggilan karibnya, akan mendapat perlawanan keras dari Natha Pong Nuchap Hum. Karena, petinju asal Negeri Gajah Putih yang memiliki rekor bertanding 7 kali menang (5KO) dan 8 kali kalah ini siap mengalahkan Sunan. “Saya datang untuk menang,” katanya.

Tidak hanya Sunan, Noldy Manakanae juga siap tempur. Bahkan, dia optimistis bisa mengalahkan petinju Thailand, Phirawat Panthong dalam pertarung di kelas bulu (57,1kg) delapan ronde. “Saya sudah mempelajari rekemanan pertandingannya. Dan, saya yakin bisa mengatasinya,” tegas Noldy Manakane dari Sasana Kemang Fight Gym.  

“Kita sudah lama tidak menggelar pertandingan tinju profesional yang melibatakan petinju luar negeri. Pattimura International Big Fight ini merupakan event terbesar di tahun ini.. Saya berharap Sunan dan Noldi bisa mengalahkan petinju Thailand,” kata Promotor Nikolas Johan Kilikily ZSH.MH.

Menurutf Bung Niko, panggilan karibnya, Pattimura International Big Fight 2026 ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209. Selain itu, pemilik Maluku Barat Daya Promotion menyebut event ini untuk mengingatkan kembali bahwa Ellyas Pical yang berasal dari Maluku merupakan petinju profesional Indonesia pertama yang  merebut gelar juara dunia kelas bantam Federasi Tinju Internasional (IBF).

WartaPKU.com Noldi Manakane dan Phirawat Ph
Noldi Manakane dan Phirawat Phantong. (Ist)

“Ellyas Pical itu petinju profesional Indonesia pertama yang mengibarkan Merah Putih dan Mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di ajang dunia. Kita menyebut Ellyas Pical itu Kapitan Pattimura di bidang olahraga. Makanya, saya merasa terpanggil untuk mensukseskan Pattimura International Big Fight 2026,” katanya.

Sebagai putra asal Maluku, Nikolas Johan Kilikily yang sangat mencintai olahraga tinju memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendukung terselenggaranya Pattimura International Big Fight 2026. Begitu juga dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa SH.LL.M dan Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun  ST dan Bank Maluku.

“Saya berterima kasih kepada Pak Kapolri, Gubernur Maluku, Ketua DPRD Maluku dan Bank Maluku yang telah memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan Pattimura International Big Fight 2026. Dan, saya akan terus membangkitkan olahraga tinju profesional yang sedang mati suri,” ujar Niko yang berprofesi sebagai pengacara.

“Ke depan, saya akan berusaha menggelar kejuaraan tinju profesional versi PABA dan OBPF sehingga terbuka kesempatan petinju Maluku dan juga daerah lainnya mengulang sejarah yang telah diukir Ellyas Pical, Nico Thomas (juara dunia kelas terbang mini IBF), M Rachman (juara dunia kelas bantam IBF), Chris Jhon (juara dunia WBA) dan Daaud Cino Jordan (juara dunia IBO), ” tambahnya.

Kecintaan Nikolas Johan Kilikily terhadap tinju diakui Pembina Promotor Letkol TNI (Purn) G Borlak S.Sos. MM. “Bung Nikolas Johan Kilikily itu aset tinju Indonesia yang perlu didukung. Begitu juga dengan co promotor Bung Yance Rahayaan yang terus mengabdikan dirinya untuk menyemarakkan dunia tinju profesional di Indonesia,” ujarnya.

Keinginan membangkitkan dunia tinju profesional Indonesia juga dilontarkan Ketua Umum Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) Neneng A Tuty, SH. “FTPI akan terus menggelar pertandingan. Ke depan, kita ingin adanya Sabuk Kapolri dan Kapolda se-Indonesia. Petinju Indonesia itu punya potensi untuk bisa bersaing di kancah internasional terutama dari Maluku,” katanya.  

Susunan Partai Tinju Profesional Pattimura International Big Fight 2026:

Kelas Super Bantam - 55,3kg:

- Sunan Agung Amoragam vs Nathha Phong Nuchap Hum

Kelas Feather (bulu) - 57,1kg:

- Noldi Manakane vs Phirawat Phantong

Kelas Light (Ringan) - 61,2kg:

- Iwan Kei Ngabalin vs Kristian Malindo Rihi Rodjo

Kelas Super Bantam - 55.3kg:

- Refly Manakane vs Albert Mondome

Susunan Partai Tinju Amatir:

Kelas Walter Ringan 67kg:

- Reza Midun vs Mathius Enoni Talambanua

Kelas Ringan 60kg:

- Aimar Kopong vs Duta Fadillah Simatupang

Kelas Layang 51kg:

- Waldemer Hengst vs Adhis Pryanto

Kelas Terbang 54kg:

- Novi Sahuleka vs Yeremias. ***

wwwwww