Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
20 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
23 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
26 menit yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 menit yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Asian Beach Games Sanya 2026

Stamina Menurun, Timnas Voli Pantai Putra Terhenti di Delapan Besar

Stamina Menurun, Timnas Voli Pantai Putra Terhenti di Delapan Besar
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachmat. (NOC Indonesia)
Senin, 27 April 2026 20:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA – Langkah Timnas Voli Pantai Putra Indonesia terhenti di babak delapan besar Asian Beach Games Sanya 2026 setelah pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachmat kalah dari wakil Thailand, Muadpha/Muneekul, melalui pertarungan rubber set di Tianya Haijiao, China.

Pada set pertama, Bintang/Sofyan belum mampu menemukan ritme permainan. Sejumlah kesalahan sendiri membuat Thailand leluasa menjaga keunggulan hingga menutup set dengan skor 21-13.

Memasuki set kedua, wakli Tim Indonesia mulai bangkit. Permainan berlangsung ketat dengan kedua pasangan saling menekan. Laga bahkan harus ditentukan melalui deuce sebelum Bintang/Sofyan menunjukkan ketenangan untuk mengamankan set kedua dengan skor 23-21 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Set ketiga berjalan semakin sengit dengan dukungan suporter kedua tim yang menambah tensi pertandingan. Jual beli serangan tak terhindarkan, namun Thailand tampil lebih konsisten di poin-poin krusial dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor tipis 16-14.

Pelatih tim voli pantai, Andy Ardiansyah, menilai faktor stamina menjadi salah satu kendala utama dalam laga ini. Ia juga menyoroti masih adanya kesalahan individu yang memengaruhi alur permainan tim.

“Stamina anak-anak terlihat menurun. Jadwal kompetisi sebelumnya cukup padat sehingga waktu pemulihan sebelum Asian Beach Games tidak maksimal,” ujar Andy.

“Masih banyak kesalahan personal, terutama dalam passing yang tidak bisa dikonversi menjadi serangan,” tambahnya.

Andy menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan performa tim ke depan.

“Kami jadikan ini sebagai pelajaran. Untuk bisa bersaing di level tertinggi, dibutuhkan persiapan yang lebih panjang dan matang,” tutup Andy. ***

wwwwww